POJOKSATU.id, JAKARTA—Sutrimo, sosok penjaga rumah sekaligus kepala rumah tangga (Karumga) eks Jampidsus Febrie Adriansyah sudah bekerja bersama Febrie sejak 2008 atau 18 tahun lamanya.
Sutrimo ditemukan tewas dengan mulut dan hidung berbusa di depan Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jaksel, Kamis (23/7).
Dari info yang beredar di publik, Sutrimo juga merupakan orang kepercayaan Febrie yang ditugaskan merawat rumah-rumah Febrie.
Saat ditemukan tewas, penanganan dan pengurusan jenazah di lapangan dilakukan oleh ajudan Febrie Adriansyah yang bernama Febrio Adrianto.
Baca Juga: Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Juga Berkelit Asal Uang 74 Kg Emas dan Rp 476 M di Rumah Sentul
Febri Tak Mau Menanggapi
Sementara itu, Pengacara Febrie Adriansyah, Febri Diansyah, merespons soal kepala rumah tangga kliennya, Sutrimo, yang tewas misterius di halaman klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Menurut Febri Diansyah, saat ini pihaknya bersama kliennya fokus terhadap pokok perkara dugaan tindak pidana pencucian uang oleh Kejaksaan Agung.
Oleh karena itu, Febri Diansyah meminta agar publik menunggu rilis resmi dari Polda Metro Jaya soal kasus tewasnya Sutrimo.
“Agar isunya tidak campur aduk, lebih baik kita tunggu saja informasi resmi dari Polda,” kata Febri Diansyah.
Disebutkan, mereka fokus di subtansi perkara yang ditangani Kejagung. Untuk kasus kematian Sutrimo ini lebih baik ditunggu info resmi dari Polda Metro Jaya.
“Kami ini advokat untuk perkara di Kejaksaan Agung. Kami tidak mungkin bicara lebih jauh dari itu. Itu mungkin yang bisa saya jawab,” kata Febri Diansyah.***




