POJOKSATU.id - Desa Wisata Kemiren di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, kembali menjadi perhatian dalam pengembangan pariwisata berbasis budaya.
Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, mengunjungi Desa Sejahtera Astra Kemiren untuk melihat secara langsung bagaimana masyarakat Osing menjaga tradisi sekaligus mengembangkannya menjadi daya tarik wisata yang berkelanjutan.
Dalam kunjungan tersebut, Widiyanti menyaksikan berbagai aktivitas budaya dan ekonomi kreatif yang menjadi identitas masyarakat setempat.
Mulai dari pertunjukan kesenian Gejog Lesung, proses menyangrai Kopi Osing, pembuatan kue tradisional kucur, kerajinan tas anyaman, hingga beragam produk unggulan yang dipasarkan melalui Pojok UMKM Desa Wisata.
Keberagaman aktivitas tersebut menunjukkan bahwa pelestarian budaya tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat melalui sektor pariwisata.
Budaya Osing Jadi Fondasi Pengembangan Desa Wisata
Kunjungan Menteri Pariwisata menjadi bentuk apresiasi terhadap komitmen masyarakat Desa Sejahtera Astra Kemiren yang terus menjaga adat istiadat, seni, tradisi, serta kearifan lokal sebagai fondasi utama pengembangan desa wisata.
Baca Juga: Putusan MK Soal Jasa Telekomunikasi, Operator Wajib Berikan Skema Perlindungan Sisa Kuota
Pendekatan tersebut dinilai mampu menciptakan pengalaman wisata yang autentik sekaligus menjaga identitas budaya daerah agar tetap lestari di tengah perkembangan sektor pariwisata.
Dengan memadukan budaya dan ekonomi kreatif, Desa Kemiren menjadi salah satu contoh bagaimana masyarakat dapat berkembang tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisional yang diwariskan secara turun-temurun.
Astra Perkuat Pendampingan Desa Sejak 2024
Upaya pengembangan Desa Sejahtera Astra Kemiren juga mendapat dukungan berkelanjutan dari Astra sejak 2024.
Baca Juga: Kemenpar Perluas Pilihan Open Trip, Paket Wisata Domestik Makin Variatif dan Mudahkan Liburan
Pendampingan dilakukan melalui empat bidang utama, yakni kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan sebagai bagian dari penguatan kualitas desa wisata.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Astra turut menyerahkan berbagai bantuan yang meliputi 20 unit komposter, 50 paket perlengkapan homestay, serta pembangunan amfiteater desa.
Dukungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan wisata, memperkuat pemberdayaan masyarakat, sekaligus mendorong terciptanya desa wisata yang semakin berkualitas dan berkelanjutan.
Baca Juga: Independensi Habibie
Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi salah satu kunci agar potensi desa wisata terus berkembang serta memberikan manfaat ekonomi yang merata bagi warga setempat.
Desa Wisata Kemiren membuktikan bahwa kemajuan pariwisata tidak harus mengorbankan budaya.
Ketika tradisi terus dijaga dan masyarakat tumbuh bersama, desa bukan hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga ruang untuk merawat identitas bangsa bagi generasi yang akan datang.***




