POJOKSATU.id, JAKARTA-- Kasat Narkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel) AKP Pardiman beserta enam anggotanya dan satu anggota Polda Aceh ditangkap karena memakai narkoba.
Selain memakai, ternyata enam anggota Polda Banten dan satu anggota Polda Aceh ini mengedarkan narkoba kepada rekan-rekannya. Tidak itu saja, tindakan pemerasan juga dilakukan.
Kasubdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Handi Zusen menyebut enam anggota Polda Banten ini juga mengedarkan hingga melakukan pemerasan terkait kasus etomidate.
Baca Juga: Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 6 Anggotanya Ditangkap Gegara Peredaran Gelap Narkotika
"Pemakai/pembeli, kasih ke rekan-rekannya (pengedar), dan pemerasan," kata Kombes Handi kepada wartawan, Senin (27/7).
Sementara itu, Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan mereka ditangkap lantaran mengonsumsi narkoba jenis etomidate.
"Terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis etomidate," kata Brigjen Eko Hadi dalam keterangan tertulisnya, Senin.
Eko menjelaskan, para oknum polisi ini telah diserahkan kepada Subdit Paminal Polda Metro Jaya pada Sabtu (25/7/2026) pukul 22.30 WIB.
Baca Juga: Anggotanya Diduga Narkoba, Ketua DPRD Mandailing Natal Dukung Tes Rambut Dilakukan Mendadak
"Polri tegas dan komit untuk berantas narkoba. Termasuk ke intenal Polri, yang mau coba-coba silakan, tanggung risiko akan kita berantas," ucapnya.
Berita sebelumnya, Kasat Narkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel) AKP Pardiman beserta enam anggotanya serta satu orang anggota Polda Aceh ditangkap Bareskrim Polri.
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri yang melakukan penangkapan terhadap delapan orang ini.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso membenarkan penangkapan tersebut.
"Telah melakukan penangkapan terhadap Kasat Narkoba Polres Tangsel," tutur Eko saat dikonfirmasi wartawan, Senin (27/7/2026).
“Beserta 6 orang anggotanya, dan 1 orang Anggota Polda Aceh, terkait Kasus Peredaran Gelap Narkoba dan Penyalahgunaan Narkoba serta penyalahgunaan wewenang dalam Gakkum Narkoba,” kata Eko.
Operasi dilakukan tim gabungan Subdit IV dan Satgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri yang dipimpin Kombes Handik Zusen dan Kombes Kevin Leleury.
Brigjen Eko mengatakan penyidik masih mendalami kasus yang melibatkan sejumlah anggota Polri ini.***




