POJOKSATU.id - Tempat wisata di Garut membawa angin segar bagi para penikmat alam saat liburan.

Ribuan wisatawan memadati berbagai destinasi wisata, dengan kawasan Gunung Papandayan muncul sebagai tujuan paling diminati selama masa liburan.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, jumlah kunjungan wisatawan sepanjang musim libur sekolah mencapai 175.351 orang.

Dari total tersebut, kawasan Papandayan menjadi penyumbang kunjungan terbanyak dibandingkan destinasi wisata lainnya.

Baca Juga: Ekskul Paduan Suara, Pilihan Siswa Paling Harmonis, Ini Materi Latihan, Kegiatan Rutin, dan 10 Manfaatnya

Kepala Disparbud Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, mengungkapkan tren kunjungan wisata tahun ini mengalami pergeseran dibandingkan periode sebelumnya.

"Kemarin (musim libur sekolah) justru agak bergeser ke Papandayan, akumulasinya juga cukup bagus," ungkapnya.

Destinasi yang mencatat angka kunjungan tertinggi adalah Tepas Papandayan, sebuah kawasan wisata desa yang menawarkan kolam renang, panorama alam, serta area perkemahan.

Selama libur sekolah, tempat ini berhasil menarik 47.175 wisatawan.

Posisi kedua ditempati Taman Wisata Alam Gunung Papandayan dengan total 35.684 pengunjung.

Baca Juga: Bahasan Materi TKA Matematika SMA 2025 Lengkap, Simak Kisi-kisi, Cakupan Asesmen dan Sistem Penilaian, Persiapannya Begini

Sementara itu, Taman Air Sabda Alam di kawasan Cipanas Garut berada di peringkat ketiga setelah mencatat 16.153 kunjungan.

Adapun destinasi wisata lain seperti Situ Cangkuang, Situ Bagendit, hingga kawasan pantai di Garut turut menyumbang angka kunjungan, meski jumlahnya berada di bawah tiga destinasi utama tersebut.

Menurut Beni, peningkatan kunjungan paling mencolok memang terjadi di kawasan Papandayan.

Sebaliknya, objek wisata pantai di wilayah selatan Garut mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Beasiswa Kedokteran Full ke Jepang Dibuka, Dapat Dana hingga Rp3 Miliar dan Uang Saku Bulanan

"Tepas Papandayan dengan Gunung Papandayan kemarin bagus, kalau di pantai selatan agak kurang, agak turun, agak turun dibanding dengan tahun kemarin," jelasnya.

Meski demikian, Disparbud menilai musim libur sekolah memiliki karakteristik berbeda dibandingkan libur Tahun Baru maupun Hari Raya Idulfitri.

Pada masa libur sekolah, tidak semua anggota keluarga dapat berwisata karena sebagian besar orang tua masih menjalankan aktivitas pekerjaan.

Akibatnya, lonjakan kunjungan lebih banyak terjadi pada akhir pekan dibandingkan hari kerja.

Namun secara keseluruhan, jumlah wisatawan tetap menunjukkan peningkatan dibandingkan musim libur sekolah tahun sebelumnya.

Baca Juga: Basarnas Ungkap 7 Orang Korban Ledakan Gas Grand Polonia, 2 Tertimbun, Satu Tewas, Ini Datanya

"Tapi secara akumulatif lumayan berkontribusi lah, lebih tinggi dari liburan tahun kemarin," ungkap Beni.

Keberhasilan kawasan Papandayan menarik puluhan ribu wisatawan menunjukkan bahwa wisata alam masih menjadi daya tarik utama Garut.

Dengan panorama pegunungan, udara sejuk, dan pilihan aktivitas yang beragam, destinasi ini terus memperkuat posisinya sebagai salah satu ikon pariwisata unggulan di Jawa Barat sekaligus menjadi penggerak ekonomi masyarakat setempat melalui sektor pariwisata.***