POJOKSATU.id - Kunjungan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi ke Yogyakarta diwarnai agenda istimewa.
Presiden Prabowo Subianto mengajak pemimpin India tersebut menikmati panorama Candi Prambanan dari udara sebelum keduanya meresmikan kerja sama pemugaran salah satu situs warisan dunia tersebut, Rabu 8 Juli 2026.
Usai bertolak dari Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Prabowo dan Modi menaiki helikopter Super Puma berwarna putih untuk melakukan penerbangan mengelilingi kompleks Candi Prambanan.
Baca Juga: Gelar Honda Modif Contest 2026, AHM Siapkan Wadah Kreativitas Modifikator Indonesia
Selama perjalanan udara, helikopter yang mereka tumpangi mendapat pengawalan dari tiga helikopter lainnya.
Setelah melakukan peninjauan dari udara, rombongan dijadwalkan mendarat di Bandara Adi Sutjipto.
Dari sana, Presiden Prabowo dan PM Modi melanjutkan perjalanan melalui jalur darat menuju kawasan Candi Prambanan.
Agenda utama kunjungan tersebut adalah penandatanganan kerja sama revitalisasi atau pemugaran Candi Prambanan yang menjadi bagian dari penguatan hubungan bilateral Indonesia dan India, khususnya di bidang pelestarian warisan budaya.
Baca Juga: Suhanta Alek Marques Maju Calon BPD Desa Duren, Siap Kawal Transparansi Anggaran Desa
Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty menjelaskan dukungan India terhadap pemugaran Candi Prambanan merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang telah dicapai kedua negara dalam pernyataan bersama para pemimpin pada 2025.
“Beliau berkunjung karena, jika melihat Pernyataan Bersama tahun 2025, kedua pemimpin (India dan Indonesia) telah menyepakati bahwa India akan mendukung pemugaran Candi Prambanan,” ujar Sandeep.
Ia mengatakan proses persiapan proyek telah berjalan melalui kerja sama antara Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Indonesian Heritage Institute, dan Archaeological Survey of India (ASI).
Baca Juga: Farhan Apresiasi Progres BRT Bandung, Kini Soroti Kepastian Model Bisnis Operator
Menurut Sandeep, tim ASI bahkan telah datang langsung ke Indonesia untuk melakukan peninjauan terhadap kondisi Candi Prambanan.
Hasil kajian tersebut kemudian dituangkan dalam laporan proyek yang kini masih berada pada tahap evaluasi.
“Tim ASI telah datang ke Indonesia, meninjau candi tersebut, dan menyusun laporan proyek yang saat ini sedang dalam tahap evaluasi. Kami meyakini bahwa ketika kedua pemimpin bertemu, mereka akan mengumumkan dimulainya pekerjaan pemugaran candi tersebut,” ucap dia.
Baca Juga: Pertamina Perkuat Keandalan Distribusi Energi, Komisaris Utama Tinjau IT Jakarta dan KM 57A
Kerja sama ini menjadi salah satu simbol eratnya hubungan Indonesia dan India yang tidak hanya berkembang di bidang ekonomi maupun investasi, tetapi juga dalam pelestarian sejarah dan kebudayaan.
Diharapkan, pemugaran Candi Prambanan dapat menjaga warisan berharga tersebut agar tetap lestari dan dinikmati oleh generasi mendatang.***




