POJOKSATU.id, JAKARTA— Simbol menginjak kepala kerbau yang diperlihatkan eks Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat safari politik ke Lampung bersama PSI dinilai pertanda genderang perang dengan PDIP.

Target PSI masuk parlemen atau DPR RI secara tidak langsung menunjukkan ada satu parpol yang akan digergaji Jokowi lewat PSI.

"Kalau pernyataan ketua adat di sana, menginjak kepala kerbau itu maknanya melepas ego. Tapi, secara asosiasi, kok kerbau ini identik dengan salah satu partai politik. Itu juga kemudian multitafsir," kata Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia (ASI), Ali Rif'an dikutip Minggu, 5 Juli 2026.

Baca Juga: Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan 5 Kilogram Sabu di Pelabuhan Bakauheni

Informasi yang didapat Ali Rif'an, agenda PSI untuk masuk parlemen tidak ecek-ecek.

"Targetnya tidak hanya lolos parliamentary threshold. Kalau enggak salah ada bisik-bisik tetangga itu targetnya 7 persen," ungkapnya.

Target yang dipatok tinggi tersebut, menurut Magister Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) ini secara tidak langsung menunjuk satu parpol yang akan digergaji Jokowi lewat PSI.

Baca Juga: DOWNLOAD Rujukan Kegiatan MPLS Ramah 2026 untuk Jejang TK, Simak Panduan Lengkap Resmi untuk Sekolah dan Orang Tua

"Sehingga harus jelas partai mana yang harus diiris. Di dalam konteks elektoral hari ini kan sempit pertarungan partai ini. Partai yang di Senayan sekarang kan ada delapan," urainya.

Dengan cara memperkuat basis massa pendukung lewat safari politik yang kini telah berjalan, Jokowi sedang mempertegas parpol yang menjadi targetnya.

"Nah, kalau misalnya PSI mau masuk ke Senayan, dia harus mengiris partai yang ada di sana atau menghilangkan satu partai yang ada di sana," kata Ali.***