POJOKSATU.id - Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat langkah penataan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya semakin tepat sasaran.

Salah satunya dilakukan melalui penyelarasan data penerima bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dengan memanfaatkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Koordinasi tersebut berlangsung di kantor Kemendikdasmen, Senayan, Jakarta Pusat. Kepala BGN, Nanik S. Deyang, hadir bersama dua Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.

Baca Juga: Serba Mirip

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu'ti.

Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak membahas penguatan validitas data penerima manfaat sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan Program MBG di seluruh Indonesia.

BGN kini mengoptimalkan pemanfaatan Dapodik sebagai instrumen utama dalam proses refocusing penerima manfaat.

Data yang tersusun secara by name by address menjadi dasar untuk menyusun skenario penyaluran yang lebih akurat sehingga bantuan benar-benar diterima oleh peserta didik yang membutuhkan.

Baca Juga: Beasiswa Kalla 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Baru D3-S1 Bisa Dapat Bantuan UKT Rp7,5 Juta hingga Magang Kalla Group

Melalui penyelarasan tersebut, BGN juga melakukan penghitungan ulang kepesertaan, termasuk terhadap siswa yang berasal dari keluarga mampu.

Langkah ini ditempuh sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran negara tanpa mengurangi tujuan utama program.

Kemendikdasmen menyatakan dukungan penuh terhadap langkah penataan tersebut.

Kesamaan visi antara kedua lembaga diharapkan mampu mengembalikan fokus Program Makan Bergizi Gratis sebagai bantuan pemenuhan gizi bagi peserta didik yang memang menjadi prioritas penerima manfaat.

Baca Juga: Cyberdeck Komputer, Mengenal Komputer Rakitan Futuristik yang Populer di Kalangan Teknologi

Kolaborasi lintas kementerian ini menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola program nasional.

Dengan dukungan data yang semakin akurat, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan tidak hanya berjalan lebih efektif, tetapi juga menghadirkan keadilan sehingga bantuan benar-benar sampai kepada anak-anak yang paling membutuhkan.***