POJOKSATU.id, JAKARTA—Sebuah video viral di media sosial Facebook yang memperlihatkan calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP/KLMP) belajar mempergunakan senjata laras panjang.

Video latihan memegang senjata ini menuai perhatian publik di media sosial seperti diunggah akun @Viral News.

Sorotan muncul karena sebagian pihak mempertanyakan relevansi materi tersebut dengan tugas utama seorang manager koperasi desa.

Menurut kritik yang beredar, calon manager KDMP seharusnya lebih banyak dibekali ilmu yang berkaitan dengan pengelolaan bisnis, seperti manajemen keuangan, penyusunan laporan usaha, strategi pemasaran, analisis potensi desa, hingga pengembangan rantai pasok.

Baca Juga: Bangkit Usai Crash, Valrossi Raih Podium Perdana Kejurnas Motocross 2026 di Bekasi

Seorang manager koperasi memiliki tanggung jawab untuk memastikan usaha berjalan efektif, modal dikelola dengan baik, dan koperasi mampu memberikan manfaat bagi anggota.

Pelatihan kepemimpinan dan kedisiplinan tetap dianggap penting, namun publik menilai materi utama seharusnya berorientasi pada kompetensi bisnis yang bisa langsung diterapkan dalam mengelola koperasi.

“yang jaga koperasi latihan militer, yang beneran militer malah memasak di dapur,” ujar akun @oktavianus harianto.

“Jaga koperasi, sewaktu-waktu dikirim ke papua,” sindir akun @agus supriadi.

“Menyimpang terlalu jauh,” kata akun Heri Tole.

Baca Juga: PSI Jelaskan Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung, Sebut Bukan Kemauan Pribadi

“Yang susah payah ambil jurusan managemen ujung-ujungnya latihanya militer. Ga sekalian bedah rumah,” kata akun bhaqawanta.

“Inilah jadi nya klo anak SMA yang jadi pemimpin,” ujar akun lainnya.

“Untung aja calon manajer KDMP sudah S1. Jadi harusnya sudah paham manajemen udaha dikit2,” jelas akun Alfin John Tommy.

“Ikut latihan militer nya cuma dianggap fomo doang,”ujar akun yang lainnya.***