POJOKSATU.id, JAKARTA— Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri menanggapi aksi demo BEM UI dan kampus lainnya pada Jumat 12 Juni 2026 lalu yang diadang ke Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Menurut Megawati, hati mahasiswa dalam demo ini tidak teguh. Mestinya para mahasiswa ini jangan takut melaksanakan demo ke Bundaran HI.
"Kemarin saya lihat BEM UI itu demo. Wah, kok saya tuh mikir, ini sopo toh yo," ujar Megawati aat memberikan pidato dalam acara peresmian renovasi Istana Gebang dan Patung Bung Karno di Blitar, Jawa Timur, Senin (15/6/2026).
Baca Juga: Temui Prabowo di Hambalang, Menkeu Purbaya Akui Bahas Kondisi Ekonomi
Menurut Megawati, mahasiswa adalah bagian warga negara yang tidak perlu takut menyuarakan aspirasi atau pendapatnya di ruang publik dalam negara demokrasi.
Menurutnya, mahasiswa adalah bagian dari warga negara yang memiliki hak untuk menyampaikan pendapat.
Oleh karena itu, mahasiswa tidak perlu takut dengan TNI-Polri yang berupaya mencegahnya.
"Ya apa boleh buat, polisinya toh, lalu Angkatan Daratnya. Terus saya tuh mikirnya begini, mahasiswa itu masuk tidak sebagai warga negara Indonesia? Masuk! Itu menunjukkan apa? Hati kalian itu tidak teguh! Jadi mestinya jangan takut. Kalau iya ya iya, kalau tidak ya tidak," ujarnya.
Baca Juga: Wakil Wali Kota Bandung Usul Pesantren Lansia, Fokus Perkuat Mental Warga Usia 70 Tahun ke Atas
Mega juga menyinggung pengawalan aparat keamanan dari unsur kepolisian dan TNI yang berlebihan dalam aksi tersebut.
Megawati dalam pidatonya juga menegaskan dirinya tidak gentar menyampaikan pendapat di ruang publik.
Dia bahkan menantang aparat kepolisian menangkap dirinya, jika pernyataannya tersebut dianggap bermasalah.
"Nah, saya berani ngomong gini, terus saya mau ditangkap? Ayo! Mana di sini ada polisi? Panggil sini!" ucap Megawati.***




