POJOKSATU.ID- Gelombang aksi unjuk rasa mahasiswa kembali berlangsung di kawasan pusat Jakarta.
Ribuan massa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama seluruh fakultas di UI menggelar demonstrasi di sejumlah titik strategis, termasuk di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/1/2026).
Aksi ini dimulai pada pukul 10.00 WIB dengan titik kumpul utama di Kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. Jumlah massa diperkirakan berkisar antara 1.500 orang mahasiswa dan kemungkinan bertambah seiring bergabungnya elemen masyarakat lain. Fokus utama aksi adalah menyuarakan narasi
"Menuju Indonesia Bangkrut" merespons kondisi ekonomi dan demokrasi saat ini.
Baca Juga: Beras Bansos Dititipkan di Penggilingan Padi, Babinsa Kedawung Bantah Isu Akan Dijual
Alasan Aksi Demo BEM UI Hari Ini
Gerakan mahasiswa ini dipicu oleh keprihatinan mendalam terhadap arah kebijakan nasional yang dinilai semakin membebani masyarakat.
Para mahasiswa menilai kondisi ekonomi saat ini, yang diwarnai oleh penurunan daya beli serta lonjakan harga barang pokok, tidak sejalan dengan prioritas alokasi anggaran negara.
Berdasarkan data dan tuntutan yang dihimpun, aksi ini menyoroti kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax yang kini menyentuh Rp 16.250 per liter, serta meroketnya harga kebutuhan pokok di pasar.
Mahasiswa menilai ketimpangan ini mencerminkan lemahnya tata kelola dan keberpihakan kebijakan pemerintah terhadap rakyat kecil.
Baca Juga: Fenomena Mundurnya Peserta Terpilih KDKMP–KNMP 2026, Manajemen Penempatan Jadi Sorotan
Ketua BEM UI menegaskan bahwa aksi turun ke jalan ini merupakan respons konkret atas akumulasi keresahan publik.
Menurutnya, pemerintah harus berhenti mengelak dan segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi kemerosotan daya beli serta menyelamatkan ruang demokrasi sipil yang kian tergerus.
Dalam aksi unjuk rasa ini, aliansi mahasiswa Universitas Indonesia membawa lima tuntutan utama yang disampaikan langsung kepada pemerintah pusat.
Tuntutan pertama adalah permintaan untuk menghentikan pemborosan APBN. Mahasiswa mendesak pemerintah mengevaluasi total pengeluaran anggaran yang dinilai tidak mendesak dan mengalihkannya untuk subsidi rakyat.
Baca Juga: Ramai Tangkapan Layar, Alasan Peserta KDKMP KNMP Pilih Mengundurkan Diri Blak-blakan di Media Sosial
Tuntutan kedua adalah penurunan harga kebutuhan pokok dan BBM guna memulihkan daya beli masyarakat. Tuntutan ketiga, mahasiswa mendesak penghentian total Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Koperasi Desa Merah Putih karena dinilai bermasalah pada sistem tata kelolanya.
Tuntutan keempat berkaitan dengan penolakan terhadap segala bentuk militerisme di ranah sipil demi menjaga marwah demokrasi.
Terakhir, tuntutan kelima meminta Presiden Prabowo Subianto secara terbuka mengakui kekeliruan kebijakan ekonomi yang tengah berjalan dan bertanggung jawab atas dampaknya terhadap kesejahteraan rakyat.
Baca Juga: Ramai Tangkapan Layar, Alasan Peserta KDKMP KNMP Pilih Mengundurkan Diri Blak-blakan di Media Sosial
Respons Aparat Kepolisian
Kepolisian menurunkan 4.151 personel gabungan untuk mengawal demonstrasi mahasiswa yang digelar di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).
Pengamanan dilakukan menyusul rencana aksi besar yang melibatkan sejumlah badan eksekutif mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi di Jabodetabek.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan kehadiran aparat ditujukan untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung tanpa mengganggu ketertiban umum.
Baca Juga: Rekam Jejak Agustina Arumsari: Dari Wakil Kepala BPKP Kini Mengemban Amanah sebagai Wakil Kepala BGN
Demo BEM UI Hari Ini 12 Juni 2026, Hindari Jalur Sudirman-Thamrin
Menurut dia, kepolisian menjamin hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum.
Karena itu, pengamanan difokuskan pada upaya menjaga keamanan peserta aksi maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi demonstrasi.
"Kami menghormati hak warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Kehadiran personel adalah untuk memberikan pelayanan dan pengamanan agar kegiatan berjalan aman, tertib, serta tidak mengganggu masyarakat lainnya," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat pagi.
Baca Juga: Ribuan Mahasiswa akan Demo 12 Juni 2026 di Bundaran HI, Ini Tujuan Utama dan Daftar 5 Tuntutannya
Berikut ini beberapa link CCTV pantau demo buruh yang dapat diakses:
Untuk kawasan Istana Merdeka, pemantauan dapat dilakukan melalui layanan CCTV Balitower pada
https://cctv.balitower.co.id/Pospol-Merdeka-Barat-506817_1/embed.html , yang menampilkan kondisi lalu lintas dan situasi di sekitar Merdeka Barat.
Kawasan Patung Kuda dan sekitarnya dapat dipantau melalui portal pemantauan lalu lintas yang menyediakan tayangan CCTV real time,
Baca Juga: Bawa Bekal Positif, Pebalap Binaan Astra Honda Bidik Podium di Estoril
real time, seperti https://www.molecool.id/.
Masyarakat juga dapat memantau situasi demo melalui portal resmi Jakarta Smart City pada fitur peta pemantauan kota dengan link pemantauan kota dengan link https://www.google.com/search?q=https://smartcity.jakarta.go.id/id/maps/berbagai ruas jalan utama Jakarta juga dapat dipantau melalui laman LewatMana.com yang menampilkan kondisi lalu lintas terkini.
Dengan memanfaatkan link CCTV tersebut, masyarakat diimbau untuk memantau kondisi lalu lintas dan menghindari titik-titik yang terdampak aksi demo buruh tolak UMP 2026 hari ini guna mengantisipasi kemacetan
Link CCTV DemoLink CCTV Pantau DemoLink CCTV Pantau Demo Hari IniDemo BEM UIDemo BEM UI di DPR***



