POJOKSATU.id - Dari 2 ribu lebih responden, sebanyak 80,51 persen diantaranya menilai bahwa saat ini kondisi ekonomi buruk.

Sementara 78,51 persen lainnya menyatakan bahwa buruknya kondisi ekonomi saat ini dipengaruhi melemahnya Rupiah.

Angka tersebut didapat berdasarkan hasil polling yang digelar Indo Satu Media Group melalui platform Instagram dan Tiktok.

Polling dilakukan selama periode tanggal 18 sampai 23 Mei 2026 secara serantak di delapan media jaringan Indo Satu Media Group.

Baca Juga: Wakil Kepala BGN Irjen Purn Sony Sonjaya Bantah Kena OTT Bareskrim Polri

Antara lain Metropolitan.id, Metro Bogor, Radar Bekasi, Radar Depok, Radar Cianjur, Radar Bandung, Radar Sukabumi, dan Pojoksatu.id.

Hasil polling menunjukkan mayoritas responden menilai kondisi ekonomi Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja.

Dari total 2.652 pemilih pada pertanyaan mengenai kondisi perekonomian nasional, sebanyak 2.135 responden atau 80,51 persen menyatakan ekonomi Indonesia dalam kondisi buruk.

Sementara hanya 513 responden atau 19,34 persen saja yang menilai kondisi ekonomi masih baik.

Baca Juga: Wani Tenan

Adapun responden dengan pilihan "lainnya" hanya dipilih empat responden atau 0,15 persen.

Polling tersebut menjangkau sebanyak 35.479 akun media sosial.

Sedangkan pada pertanyaan kedua, responden disuguhi pertanyaan "Menurutmu, apakah ekonomi indonesia dipengaruhi terus melemahnya dolar terhadap rupiah?".

Pada pertanyaan ini, total ada 2.192 akun yang ikut berpartisipasi.

Hasilnya, sebanyak 1.721 responden atau 78,51 persen menjawab "Iya".

Sedangkan 470 responden atau 21,44 persen menjawab "tidak".

Hanya satu responden atau 0,05 persen saja yang memilih opsi jawaban "lainnya".

Berdasarkan data per media, Radar Cianjur menjadi media dengan jumlah partisipasi tertinggi, yakni 2.863 suara dan 92.715 tayangan.

Baca Juga: Tolak Gelar Haji usai Tuntaskan Ibadah di Tanah Suci, Ini Alasan Tegas Hanung Bramantyo

Disusul Pojok Seleb dengan 839 suara dan 17.928 tayangan, serta Pojoksatu yang memperoleh 769 suara dengan 19.430 tayangan.

Sementara itu, Radar Bekasi mencatat 525 suara dan 4.772 tayangan, Radar Bandung memperoleh 523 suara dengan 12.636 tayangan, serta Metropolitan mengumpulkan 533 suara dengan 7.214 tayangan.

Adapun Metro Bogor mencatat 462 suara dan 6.449 tayangan, Radar Sukabumi memperoleh 290 suara dengan 5.517 tayangan, sementara Radar Depok mencatat 143 suara dengan 1.574 tayangan.

Ketua Forum Pemimpin Redaksi (Pimred) Indo Satu Media Grup Azzam Munawar, hasil polling menunjukkan adanya keresahan publik yang cukup kuat terhadap kondisi ekonomi nasional saat ini.

Baca Juga: Rp 60 Triliun Dana Pascabencana Sumatera, Menkeu Berharap Pencairan Bisa Lebih Cepat

Menurutnya, mayoritas responden menilai situasi ekonomi belum menunjukkan perbaikan yang signifikan.

"Polling ini menunjukkan adanya keresahan publik yang cukup kuat terhadap kondisi ekonomi saat ini," ucap Azam, Selasa 26 Mei 2026.

Pemred Radar Bandung ini menyatakan, meski di media sosial, tapi polling ini juga merupakan suara publik yang tidak bisa diabaikan begitu saja.

"Dan hasilnya tetap penting sebagai masukan dan cerminan aspirasi masyarakat saat ini," kata dia.***