POJOKSATU.id - Buket bunga duka masih terus memenuhi area Stasiun Bekasi Timur hingga hari ini.
Deretan bunga itu seolah tak pernah berhenti berdatangan, dibawa oleh warga yang ingin menyampaikan belasungkawa sekaligus penghormatan terakhir bagi para korban.
Suasana haru terasa begitu kuat. Di tengah lalu lalang penumpang, bunga-bunga itu menjadi simbol kehilangan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.
Baca Juga: VVIP Selamanya?
Banyak orang datang, berhenti sejenak, lalu menundukkan kepala dalam doa.
Namun, di balik duka yang menyelimuti, muncul pula aksi kemanusiaan yang menyentuh.
Salah satu akun TikTok, @justcallmutia, membagikan momen kegiatan berbagi di sekitar stasiun.
Baca Juga: Kronologi Pembunuhan Dumaris Sitio, Arnold Gagal Dibunuh Padahal Sudah Dibawa Jalan ke Minas Siak
Dalam unggahannya, terlihat pembagian bingkisan makanan kepada warga dan orang-orang yang berada di area tersebut.
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus doa bagi para korban.
Dalam caption unggahannya, tertulis, “Terima kasih sebesar-besarnya untuk ibu, kakak, dan teman-teman semua yang sudah menyisihkan sebagian rezekinya dan mengamanahkan kami untuk menyalurkan langsung pada orang yang membutuhkan.”
Baca Juga: Tiga Tahun Dendam Berkarat Anisa pada Keluarga Dumaris, Dulu Nikahi Anaknya yang Berkebutuhan Khusus
Ia juga menyampaikan bahwa pembagian makanan difokuskan di area Stasiun Bekasi Timur dan diniatkan agar pahala yang diberikan dapat sampai kepada seluruh korban.
Tak lupa, ucapan terima kasih juga diberikan kepada pihak yang turut membantu terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Terima kasih juga untuk @ceritabekasi_ yang sudah menjadi jembatan kami untuk saling peduli, bantu & berbagi,” tulisnya.
Baca Juga: Profil Arrofi Ramadhan, TikToker yang Menikah dengan Konsep Sunflower Wedding di Atas Danau
Aksi sederhana ini justru menghadirkan kehangatan di tengah suasana duka.
Banyak warga yang merasa terbantu, sekaligus tersentuh oleh kepedulian sesama.
Di tengah kesedihan yang belum reda, kebaikan-kebaikan kecil seperti ini hadir sebagai penguat.
Baca Juga: Terungkap! Pelaku Pembunuhan Lansia di Rumbai Pekanbaru Sempat Rencanakan Habisi Satu Keluarga
Seolah mengingatkan, bahwa dalam duka sekalipun, masih ada tangan-tangan yang saling menguatkan dan dari situlah harapan perlahan tumbuh kembali..
Diberitakan sebelumnya Insiden maut melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026, mengakibatkan 16 orang meninggal dunia. Tragedi yang terjadi pada malam hari tersebut memicu gelombang simpati publik yang terus berdatangan ke lokasi kejadian hingga Minggu, 3 Mei 2026.***




