POJOKSATU.id, BANDUNG— Sekelompok massa berpakaian serba hitam membuat kericuhan di persimpangan Jalan Cikapayang-Jalan Tamansari, Kota Bandung, Jumat malam (1/5/2026).

Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan membenarkan ada sekelompok pihak yang melakukan perusakan fasilitas umum sekaligus melakukan pembakaran di Kota Bandung, Jumat.

"Kami melihat ada orang-orang tak dikenal memakai pakaian hitam-hitam dan tutup muka membawa molotov dan merusak fasilitas umum sekaligus melakukan pembakaran," kata dia di Bandung, Jumat (1/5/2026).

Baca Juga: UPI Peringkat 6 Kampus Berprestasi Versi Puspresnas 2026, Mahasiswanya Catat 339 Capaian

Rudi menuturkan, aksi yang sebelumnya berlangsung di depan Gedung DPRD Jawa Barat dan kawasan Jatinangor hanya dilakukan oleh mahasiswa serta telah berakhir sekitar pukul 17.00 WIB.

Menurutnya, aksi perusakan yang terjadi meliputi pembakaran banner, perusakan lampu lalu lintas, fasilitas CCTV milik pemerintah, videotron, hingga pos polisi di kawasan Tamansari.

Seperti dilansir dari Antara, dia menyebut kelompok tersebut sempat merazia para pengguna jalan yang menimbulkan ketakutan di masyarakat.

Bergerak ke Pusat Kota

Kericuhan pecah saat massa yang sebelumnya menggelar aksi di depan DPRD Jawa Barat bergerak ke arah pusat kota.

Baca Juga: UPI Peringkat 6 Kampus Berprestasi Versi Puspresnas 2026, Mahasiswanya Catat 339 Capaian

Ketegangan meningkat ketika sebagian massa diduga mulai bertindak anarkis, memicu respons cepat dari aparat yang langsung diterjunkan ke lokasi.

Dari pantauan di lapangan, kehadiran polisi membuat massa kocar-kacir. Mereka berlarian ke berbagai arah untuk menghindari kejaran petugas yang terus bergerak maju membubarkan kerumunan.

“Majuu!” teriak salah satu aparat memberikan komando, menandai dimulainya tindakan pembubaran secara intensif di titik kericuhan, Jumat (1/5/2026).

Dari arah Jalan Sulanjana, pasukan Brimob Polda Jawa Barat datang membawa kendaraan taktis (rantis).

Aparat juga terlihat menyiapkan water cannon dan gas air mata sebagai langkah antisipasi jika situasi semakin tidak terkendali.

Di tengah ketegangan itu, api yang sempat melahap pos polisi di simpang Jalan Cikapayang-Tamansari perlahan berhasil dipadamkan.

Petugas pemadam kebakaran tampak berjibaku memastikan tidak ada titik api yang tersisa.Panduan & Petunjuk Perjalanan

Meski api sudah padam, suasana di sekitar lokasi masih mencekam. Jalan utama belum bisa dilalui kendaraan karena masih dipenuhi aparat dan sisa-sisa kerusakan akibat kericuhan.

Peristiwa ini bermula dari aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah elemen masyarakat di depan Gedung DPRD Jawa Barat pada siang hari. Aksi membawa berbagai tuntutan terkait isu ketenagakerjaan dan kebijakan ekonomi.***