POJOKSATU.id - Sinyal kuat datang dari Purbaya Yudhi Sadewa usai menghadiri pertemuan International Monetary Fund dan World Bank.
Ia mengungkapkan bahwa dana asing berpotensi segera masuk ke Indonesia dalam waktu dekat.
Pernyataan ini bukan tanpa dasar, dalam forum global tersebut banyak investor menilai strategi ekonomi Indonesia dinilai solid dan realistis.
Baca Juga: Status Digantung! Puluhan PPPK Paruh Waktu Bingung, Sudah Digaji Tapi Belum Terima SK
“Mereka ingin tahu strategi kita masuk akal atau tidak. Karena mereka melihat kita bisa tumbuh lebih cepat, tapi angkanya tetap terkendali,” ujar Purbaya dikutip Pojoksatu.id dari Keterangan resmi 15/4/2026.
Menurutnya, pemerintah mampu meyakinkan investor bahwa percepatan pertumbuhan ekonomi tetap berjalan beriringan dengan kehati-hatian fiskal.
“Kita jelaskan dengan gamblang. Jadi mereka bisa menerima bahwa kita menciptakan pertumbuhan ekonomi lebih cepat tanpa mengorbankan kehati-hatian kebijakan fiskal,” katanya.
Baca Juga: BMKG Ingatkan Kemarau 2026 Lebih Panjang, Kesiapsiagaan Jadi Kunci
Kepercayaan itu menjadi modal penting bagi Indonesia untuk menarik arus investasi global.
Bahkan, Purbaya menyebut potensi masuknya dana asing tinggal menunggu waktu.
"Jadi harusnya sih, enggak lama lagi (arus modal) akan masuk ke Indonesia dan akan mendorong pasar modal Indonesia ke level yang lebih tinggi lagi," kata Purbaya.
Ia menambahkan, investor global memberikan respons positif terhadap arah kebijakan ekonomi Indonesia.
"Jadi mereka suka sekali dengan penjelasan kita bahwa kita akan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat tanpa mengorbankan kebijakan fiskal," jelasnya.
Dengan kondisi ekonomi yang relatif stabil dan prospek pertumbuhan yang terjaga, Indonesia kini kembali masuk radar utama investor global.
Jika arus modal ini benar-benar terealisasi, pasar keuangan domestik berpotensi mengalami penguatan signifikan dalam waktu dekat.***




