POJOKSATU.ID - Indonesia mulai melirik Rusia sebagai salah satu sumber pasokan energi, khususnya minyak bumi, di tengah dinamika global yang semakin tidak menentu.
Permintaan ini mencuat setelah adanya pembicaraan tingkat tinggi antara kedua negara.
Menteri Energi Rusia, Sergey Tsivilev, mengungkapkan bahwa Indonesia telah menyampaikan minatnya untuk mendapatkan pasokan produk minyak dari Rusia dengan harga yang lebih terjangkau.
Hal tersebut disampaikan dalam wawancara dengan media Rusia.
Menurut Tsivilev, Indonesia selama ini memang lebih banyak mengimpor minyak dari negara lain seperti Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, dan Australia.
Namun, kondisi geopolitik global saat ini, termasuk situasi di Selat Hormuz, membuat Indonesia mulai mempertimbangkan aspek keandalan pasokan energi.
“Indonesia kini mempertimbangkan faktor stabilitas dan keamanan pasokan energi,” ujarnya.
Tak hanya itu, kedua negara juga tengah menjajaki kerja sama lebih lanjut dalam bentuk kontrak jangka panjang.
Baca Juga: Bayi Nyaris Tertukar di RS Hasan Sadikin, Wali Kota Bandung Ancam Copot Kepala RS
Skema ini diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak, baik dari sisi harga maupun kepastian pasokan.
Pembahasan kerja sama ini terjadi setelah pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Moskow.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin negara membahas sejumlah sektor strategis yang bisa dikembangkan bersama.
Selain energi, kerja sama juga mencakup bidang pertanian dan industri. Kremlin menyebutkan bahwa hubungan bilateral antara Indonesia dan Rusia memiliki potensi besar untuk terus ditingkatkan.
Presiden Putin bahkan menyampaikan harapannya agar kunjungan Prabowo ke Rusia dapat memperkuat hubungan dagang antara kedua negara.
Di tengah ketidakpastian global, terutama terkait jalur distribusi energi dunia, langkah Indonesia mencari alternatif pasokan minyak dinilai sebagai strategi penting untuk menjaga ketahanan energi nasional.
Baca Juga: Peluang PPPK Paruh Waktu! Damkar Mataram Butuh Tambahan Personel, Ada Insentif Uang Makan, Tertarik?
Langkah ini juga menunjukkan upaya pemerintah dalam memastikan ketersediaan energi dengan harga yang tetap terjangkau bagi masyarakat.***




