POJOKSATU.id - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan optimisme besar terkait masa depan energi Indonesia dalam Rapat Kerja Kabinet Merah Putih, 8 April 2026.

Di tengah ketidakpastian global, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk mencapai kemandirian energi dalam waktu relatif singkat.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memanfaatkan sumber daya dalam negeri secara maksimal.

Baca Juga: Prabowo Bongkar Fakta, 70 Persen Energi Dunia Lewat Indonesia, Bukan Selat Hormuz tapi Selat Malaka!

“Saya punya data cadangan-cadangan kita sangat besar, Saudara-saudara sekalian,” ujar Prabowo, dikutip Pojoksatu.id dari YT Sekretariat Presiden 8/4/2026.

Menurutnya Indonesia tidak hanya bergantung pada minyak bumi, tetapi juga memiliki alternatif energi yang melimpah.

“Bahkan batu bara kita pun banyak sekali,” lanjutnya.

Baca Juga: DPD Sedang Mengajukan Revisi Undang Undang atau UU untuk Kemenhan?

Yang paling menyita perhatian, Prabowo menyebut bahwa bahan bakar bisa diproduksi dari sumber non-konvensional.

“Kita bisa menghasilkan solar, kita bisa menghasilkan bensin dari batu bara, dari singkong, dari jagung, Saudara-saudara,” tegasnya.

Ia bahkan memberi target waktu yang cukup ambisius.

Baca Juga: DPD Sedang Mengajukan Revisi Undang Undang atau UU untuk Kemenhan?

“Jadi 2 tahun lagi, Saudara-saudara. 3 tahun lagi,” ucapnya, menandakan percepatan program energi nasional.

Prabowo menilai situasi krisis global justru menjadi momentum penting untuk mempercepat transformasi energi di dalam negeri.

“Krisis ini bagi saya adalah sebuah peluang,” katanya.

Ia menekankan bahwa Indonesia harus bergerak cepat agar tidak terus bergantung pada impor energi.

Baca Juga: DPD Sedang Mengajukan Revisi Undang Undang atau UU untuk Kemenhan?

Dengan potensi sumber daya yang besar dan dukungan teknologi, pemerintah optimistis Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri dalam sektor energi.***