POJOKSATU.ID - Sebuah video yang memperlihatkan aksi warga melempar petasan ke arah toko yang diduga menjual obat keras jenis tramadol di wilayah Pasar Rebo, Jakarta Timur, viral di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, sejumlah warga terlihat melemparkan petasan ke arah sebuah toko yang berada di kawasan Kalisari dan Pekayon.
Aksi tersebut disebut dipicu oleh keresahan warga terkait dugaan peredaran obat keras di lingkungan mereka.
Baca Juga: Terjaring OTT KPK, Segini Harta Kekayaan Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari di LHKPN
Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram @badanperwakilannetizen dan langsung menarik perhatian warganet.
Dalam video itu tampak beberapa orang melempar petasan ke arah toko yang diduga menjual obat keras. Saat petasan meledak, penjaga toko terlihat menjauh dan bersembunyi dari arah ledakan.
Salah satu warga yang merekam video tersebut, yang memperkenalkan diri dengan nama samaran Akbar, mengaku ikut terlibat dalam aksi tersebut.
Baca Juga: Terjaring OTT KPK, Segini Harta Kekayaan Bupati Rejang Lebong Fikri Thobari di LHKPN
Ia mengatakan tindakan tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan warga yang merasa laporan mereka mengenai dugaan penjualan obat keras tidak mendapatkan respons yang memadai.
Menurut Akbar, warga sebenarnya sudah beberapa kali melaporkan dugaan penjualan tramadol tersebut kepada pihak berwenang. Namun toko yang diduga menjual obat tersebut disebut masih tetap beroperasi.
“Kami atas inisiatif sendiri menggunakan petasan. Lapor polisi tidak didengar. Setelah didatangi sempat tutup, tapi seminggu kemudian buka lagi,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin (9/3/2026).
Baca Juga: Pansus DPRD Kota Bandung Matangkan Raperda Ketertiban Umum, 12 Aspek Penataan Kota Dibahas
Akbar menambahkan bahwa banyak warga di sekitar lokasi merasa resah dengan aktivitas toko tersebut.
Keluhan warga bahkan disebut sering disampaikan melalui berbagai media komunikasi, termasuk pesan langsung di media sosial dan aplikasi WhatsApp.
Menurutnya, aksi pelemparan petasan itu membuat orang-orang yang berada di dalam toko langsung berlarian keluar.
“Warga banyak yang mengeluh soal penjualan tramadol di situ. Saat petasan dilempar, yang di dalam toko langsung lari semua,” katanya.
Sementara itu, Kapolsek Pasar Rebo AKP I Wayan Wijaya memastikan pihaknya akan menindaklanjuti video yang beredar tersebut.
Ia mengatakan kepolisian sebelumnya juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah toko yang diduga menjual obat keras di wilayah tersebut.
Namun dalam razia yang dilakukan sebelumnya, polisi tidak menemukan adanya obat-obatan keras seperti yang dilaporkan warga.
“Sudah pernah dilakukan razia di toko yang diduga menjual obat keras, namun tidak ditemukan,” kata Wayan.
Baca Juga: Mobil Operasional MBG Rawabango Nyungsep ke Sawah di Cianjur, Warga Sebut Kendaraan Melaju Kencang
Meski demikian, pihak kepolisian memastikan akan kembali melakukan pengecekan untuk menindaklanjuti informasi yang viral di media sosial tersebut.***



.webp)
