POJOKSATU.id - Isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang sempat beredar di tengah masyarakat membuat suasana di sejumlah SPBU di Kota Medan mendadak ramai.
Antrean kendaraan terlihat mengular karena banyak warga khawatir pasokan BBM akan menipis.
Namun di tengah situasi tersebut, muncul langkah menarik dari para petugas SPBU yang kini ramai diperbincangkan di media sosial.
Dalam sebuah video yang viral diunggah pada akun tiktok @ig.ananda_mkl27, terlihat beberapa petugas SPBU di Medan memasang poster imbauan tepat di bagian mesin pompa pengisian BBM.
Poster tersebut bertuliskan kalimat tegas Stop Panic Buying. Aksi para petugas ini sontak menyita perhatian netizen.
Banyak yang menilai langkah tersebut sebagai upaya menenangkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
Petugas SPBU terlihat bergerak cepat menempelkan poster tersebut di setiap dispenser pengisian.
Tujuannya jelas, yakni mengingatkan pengendara agar tidak terbawa kepanikan akibat kabar yang belum tentu benar.
Pihak Pertamina melalui petugas di lapangan pun langsung memberikan penegasan terkait kondisi pasokan BBM.
Baca Juga: Catat! Ini 5 Jalur Favorit Pemudik di Jawa Barat yang Selalu Dipadati Kendaraan Saat Arus Mudik
Mereka memastikan bahwa stok bahan bakar masih dalam kondisi aman, tersedia, dan tetap terdistribusi dengan baik di berbagai SPBU.
Karena itu, masyarakat diminta untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan seperti biasanya.
Pertamina juga mengingatkan agar warga tidak terjebak fenomena ikut-ikuran yang sering muncul saat muncul isu kelangkaan barang.
Fenomena ini kerap memicu pembelian berlebihan yang justru membuat antrean di SPBU menjadi panjang dan tidak terkendali.
Selain itu, pemasangan poster Stop Panic Buying juga menjadi bentuk klarifikasi tidak langsung atas berbagai informasi simpang siur yang sempat beredar di masyarakat terkait stok BBM.
Dengan adanya imbauan tersebut, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam menyikapi isu yang berkembang dan tidak mudah terpancing kabar yang belum tentu benar.
Langkah sederhana yang dilakukan para petugas SPBU ini pun kini ramai dibicarakan warganet dan dinilai sebagai cara efektif meredam kepanikan publik.***




