POJOKSATU.id - Viral video Keributan sempat pecah di kawasan Jalan Kartini, Kota Pekalongan, Sabtu 21/2/2026.
ketika sebuah pesanan COD berujung salah paham antara driver ShopeeFood dan seorang pemilik rumah.
Dalam video yang diunggah pada akun TikTok @mahlul.h terlihat insiden ini memantik kedatangan sejumlah driver ojek online lain yang membuat suasana makin tegang.
Peristiwa bermula ketika sang driver tiba di alamat pemesan namun tidak mendapat respons, baik dari panggilan telepon maupun pesan.
Baca Juga: Sejarah Fakultas Filsafat UNPAR, Dari Seminari OSC hingga Raih Akreditasi Unggul
Setelah menunggu beberapa saat, ia memutuskan masuk ke area pekarangan untuk memastikan ada orang di dalam rumah.
Langkah itu ternyata ditanggapi berbeda oleh pemilik rumah yang merasa wilayah pribadinya dilanggar.
Pemilik rumah langsung keluar dengan suara keras menegur driver.
Baca Juga: Massa Geruduk Rumah Penipu Popok Rp5 Miliar, Ayah Pelaku Pasang Badan Lindungi Putrinya
Saling bantah pun terjadi di depan rumah tersebut, memancing perhatian warga sekitar.
Tidak lama kemudian, beberapa rekan driver ojol berdatangan setelah mengetahui adanya cekcok di lokasi. Suasana dini hari yang sebelumnya lengang seketika berubah riuh.
Ketegangan sempat membuat warga khawatir akan terjadi aksi main hakim sendiri.
Baca Juga: Sejarah Fakultas Filsafat UNPAR, Dari Seminari OSC hingga Raih Akreditasi Unggul
Namun sebelum situasi melebar, upaya mediasi dilakukan oleh tokoh setempat serta ada pihak kepolisian dibantu beberapa saksi mata.
Dalam pembicaraan tersebut terungkap bahwa kondisi ricuh dipicu kesalahpahaman mengenai proses COD.
Terutama soal driver yang harus memastikan pesanan benar-benar diterima pemiliknya.
Setelah dialog berlangsung, kedua belah pihak sepakat bahwa insiden ini tidak disengaja.
Baca Juga: SPMB 2026 Dipastikan Tanpa Perubahan, Kemendikdasmen Umumkan 4 Jalur Ini, Aturan Kuota Tetap Berlaku
Pemilik rumah mengakui dirinya terkejut karena ada orang masuk pekarangan, sementara driver menegaskan hanya menjalankan prosedur agar pesanan tidak hangus.
Kesepakatan damai pun dicapai tanpa perlu langkah hukum.
Meski berakhir baik, kejadian ini kembali mengingatkan publik bahwa sistem COD kerap memicu salah paham jika komunikasi tidak berjalan lancar.
Baca Juga: Sejarah Fakultas Filsafat UNPAR, Dari Seminari OSC hingga Raih Akreditasi Unggul
Warga dan driver ojol diimbau tetap saling menghormati untuk menghindari kejadian serupa.***




