POJOKSATU.id - Suasana Ramadan yang seharusnya penuh kebahagiaan mendadak berubah mencekam di Trenggalek pada Rabu malam, 18 Februari 2026.
Menjelang salat Tarawih pertama, warga Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak, dikejutkan oleh suara dentuman keras dari arah Masjid Miftakhul Huda.
Sebuah pohon beringin berukuran besar tiba-tiba tumbang dan menimpa bangunan masjid tersebut sekitar pukul 18.30 WIB.
Baca Juga: Baru Antar Suami, Viral Wanita Ini Syok Lihat Ular Nongol dari Atap Mobil
Beberapa jamaah sudah mulai berdatangan untuk persiapan salat Tarawih ketika pohon yang berada di sisi masjid tersebut mendadak roboh.
Benturan keras menghancurkan sebagian atap, meretakkan tembok, serta membuat kayu dan genteng berserakan hingga masuk ke area dalam masjid.
Situasi yang semula khusyuk berubah menjadi kepanikan.
Baca Juga: Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Terkendala? Ini Langkah Pendaftaran dan Dokumen yang Perlu Disiapkan
Meski kerusakan cukup parah, warga mengaku bersyukur karena tidak ada korban jiwa.
Jamaah belum memasuki ruang utama masjid, sehingga tidak ada yang tertimpa material. Hanya selisih menit saja, peristiwa tersebut bisa berakibat fatal.
Kepala BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, menjelaskan bahwa pohon beringin itu sudah lapuk.
Baca Juga: Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Terkendala? Ini Langkah Pendaftaran dan Dokumen yang Perlu Disiapkan
Kondisi batang yang rapuh semakin diperparah oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Kampak sejak sore hari.
Struktur akar tidak lagi mampu menahan beban hingga akhirnya pohon ambruk, sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun Instagram @feedgramindo.
Petugas BPBD bersama warga langsung mengevakuasi material pohon.
Batang besar dipotong secara hati-hati agar tidak menimbulkan kerusakan tambahan pada masjid.
Warga juga bahu-membahu membersihkan puing demi mempercepat proses perbaikan sebelum Ramadan berjalan.
Baca Juga: Mahasiswa Baru PTS Terus Menurun, BKSPTIS Ungkap Sejumlah Faktor Penyebabnya
Video kejadian tersebut viral dan menuai banyak reaksi netizen.
Ada yang menyampaikan rasa prihatin, ada pula yang mengingatkan bahwa musibah selalu datang tanpa diduga.
Banyak netizen berharap pemerintah desa lebih memperhatikan pohon-pohon tua agar peristiwa serupa tidak terulang.
Baca Juga: Mahasiswa Baru PTS Terus Menurun, BKSPTIS Ungkap Sejumlah Faktor Penyebabnya
Di tengah musim hujan, publik juga dihimbau untuk selalu waspada saat bepergian, termasuk menghindari berteduh di bawah pohon karena risiko tumbang yang tinggi.***




