POJOKSATU.id — Ramadan bukan cuma soal ibadah dan kumpul keluarga.
Bagi pelaku usaha, terutama UMKM, bulan suci ini juga jadi momen panen.
Belanja online melonjak tajam.
Data industri mencatat, transaksi e-commerce naik lebih dari 76 persen selama Ramadan dibandingkan bulan biasa.
Angka ini menunjukkan satu hal: kebiasaan belanja masyarakat kini makin kuat di ranah digital.
Platform seperti Tokopedia dan TikTok Shop jadi tempat favorit masyarakat berburu kebutuhan Ramadan dan Lebaran.
Mulai dari baju Muslim wanita, parfum, skincare, make up, sampai hampers Lebaran, semuanya laris manis.
Baca Juga: Masjid Sekayu Semarang, Jejak Pekayuan Pembangunan Masjid Agung Demak sejak 1413
Bahkan pada Ramadan tahun lalu, nilai transaksi saat momen sahur melonjak lebih dari 10 kali lipat lewat kampanye Ramadhan Ekstra Seru. Jumlah pesanan penjual rata-rata naik dua kali lipat. Artinya, UMKM benar-benar merasakan dampaknya.
"Didukung kekuatan penemuan berupa konten autentik, rekomendasi terpersonalisasi, dan komunitas yang kuat, Tokopedia dan TikTok Shop terus mendorong pertumbuhan penjual terutama di momen besar seperti Ramadan. Sejalan dengan semangat #JualanNyaman, kami menghadirkan berbagai dukungan mulai dari peningkatan visibilitas, promosi, hingga solusi berbasis ekosistem agar penjual, khususnya UMKM, dapat berjualan dengan lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan,” ujar Stephanie Susilo, Executive Director Tokopedia & TikTok E-commerce Indonesia, melalui keterangan, Rabu (11/6/2026).
Kenapa Ramadan Jadi Momen Penting?
Selama Ramadan, pola belanja masyarakat memang berubah.
Orang cenderung lebih sering membeli kebutuhan secara online karena praktis dan banyak promo. Permintaan biasanya mulai naik sejak awal Ramadan dan makin tinggi menjelang Lebaran.
Karena itu, pelaku UMKM harus pintar membaca peluang.
Stok barang harus aman. Jangan sampai pembeli sudah tertarik, tapi barangnya kosong.
Baca Juga: Tak Terima Anak Dibawa-Bawa di Persidangan, Ammar Zoni Naik Pitam hingga Singgung Soal Akhirat
Program seperti SiapStok membantu penjual merencanakan persediaan agar tidak kehabisan barang. Selain itu, strategi bundling atau menjual paket hampers juga terbukti bisa menaikkan nilai belanja.
Live Streaming Jadi Senjata Baru
Salah satu yang paling terasa dampaknya adalah fitur live streaming.
Lewat siaran langsung, penjual bisa berinteraksi langsung dengan pembeli.
Konsumen bisa tanya produk secara real-time, dan keputusan belanja pun jadi lebih cepat.
Promo seperti diskon, voucher, dan gratis ongkir juga bikin orang tidak berpikir lama untuk checkout.
Ramadhan Ekstra Seru 2026 yang dimulai pada 9 Februari 2026 di TikTok Shop dan 18 Februari 2026 di Tokopedia semakin mendorong transaksi.
Kampanye ini memberi ruang lebih luas bagi UMKM untuk tampil dan menjangkau lebih banyak pembeli.
Tak hanya itu, ada juga Seller Webinar Ramadan Ekstra Seru pada 11, 18, dan 26 Februari 2026 untuk membantu pelaku usaha memahami strategi jualan yang lebih efektif.
Pada akhirnya, Ramadan kembali membuktikan diri sebagai momen penting bagi ekonomi digital Indonesia. Lonjakan transaksi hingga 76 persen bukan sekadar angka, tapi peluang nyata bagi UMKM untuk tumbuh lebih besar.***




