POJOKSATU.id - Gerakan Anak Negeri (GAN) menuntaskan distribusi 200 paket seragam dan perlengkapan sekolah bagi siswa terdampak banjir bandang dan longsor, di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Kamis 11 Februari 2026.
Bantuan tersebut disalurkan langsung ke 9 SD dan SMP yang terdampak bencana.
Program ini merupakan inisiatif Gerakan Anak Negeri yang berkolaborasi dengan PMI Kabupaten Bogor serta Bogor Peduli Bencana.
Fokus utama penyaluran kali ini adalah memastikan anak-anak di wilayah terdampak tetap dapat kembali bersekolah dengan perlengkapan yang layak, meski kondisi pascabencana masih belum sepenuhnya pulih.
Baca Juga: Anggaran Polri Naik Terus, Pesan Tegas Menkeu: Uang Negara Dipakai dengan Benar Setiap Rupiahnya
Sebanyak 200 paket bantuan dibagikan secara langsung kepada siswa di sembilan sekolah yang tersebar di Kecamatan Sawang.
Setiap paket berisi satu set seragam sekolah, tas, serta perlengkapan alat tulis yang dibutuhkan untuk kegiatan belajar mengajar.
Penasihat Gerakan Anak Negeri, Hazairin Sitepu, mengatakan distribusi dilakukan dengan mendatangi langsung titik-titik sekolah.
Ini dimaksudkan agar bantuan tepat sasaran dan diterima langsung oleh para siswa yang membutuhkan.
Baca Juga: KKB Papua Berulah Lagi! Serang Rombongan Kendaraan PT Freeport, 1 Prajurit TNI Gugur di KM 50
"Kami ingin mereka kembali ke sekolah dengan semangat baru dan tidak merasa tertinggal karena kehilangan perlengkapan belajar," ujar Hazairin.
Banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut tidak hanya merusak rumah warga, tetapi juga berdampak pada perlengkapan sekolah anak-anak.
Banyak siswa yang kehilangan seragam, tas, hingga buku pelajaran akibat rumah mereka terendam atau tertimbun material longsor.
Untuk menjangkau beberapa sekolah, tim GAN harus menempuh perjalanan dengan akses yang masih terbatas.
Infrastruktur yang rusak membuat tim harus menyeberangi Sungai Sawang menggunakan rakit untuk dapat sampai ke lokasi.
"Medannya cukup berat, tetapi itu tidak menyurutkan langkah kami. Justru di situlah kami melihat langsung betapa pentingnya bantuan ini bagi anak-anak," katanya.
Bantuan seragam dan perlengkapan sekolah itu disambut antusias para siswa di sekolah.
Seragam baru yang mereka terima menjadi simbol harapan untuk kembali menjalani rutinitas belajar seperti sediakala.
Baca Juga: PDIP Blak-blakan! Purbaya dan Gus Ipul Disebut Biang Kegaduhan PBI Nonaktif, Rakyat Jadi Korban
"Kami disambut hangat pihak sekolah dan orang tua siswa. Pendidikan tidak boleh terhenti akibat bencana," tekan dia.
Selain itu, pemulihan pascabencana harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga keberlangsungan pendidikan anak-anak.
"Seragam dan alat sekolah ini mungkin sederhana, namun menjadi langkah awal agar anak-anak kembali percaya diri dan siap belajar," ujarnya.
Setelah menyelesaikan distribusi di Kecamatan Sawang, tim Gerakan Anak Negeri melanjutkan misi kemanusiaan ke Kabupaten Bireuen dan Kabupaten Bener Meriah pada hari ini, Kamis 12 Februari 2026, dengan program bantuan serupa.
Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, GAN berharap distribusi seragam ke 9 sekolah ini dapat membantu mempercepat pemulihan psikologis.
Sekaligus mengangkat semangat belajar anak-anak yang terdampak bencana, dan jadi penguat bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi masa sulit.***




