POJOKSATU.ID - Insiden mengejutkan terjadi di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Krajan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Sebuah mesin oven pengering wadah makan atau ompreng dilaporkan meledak saat masih dalam tahap uji coba, Kamis (5/2/2026) pagi.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.40 WIB, ketika dapur SPPG tengah bersiap untuk operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga: TPG Guru Bisa Gagal Cair Meski Sertifikasi Aktif, Peran Dapodik Ini Sering Diabaikan dan Menentukan Terbit Tidaknya SKTP

Mesin pengering ompreng yang belum pernah digunakan sebelumnya tiba-tiba mengeluarkan dentuman keras, membuat warga sekitar panik.

Suara ledakan terdengar hingga ke permukiman sekitar.

Beberapa warga bahkan merekam kepulan debu yang membubung dari arah dapur SPPG menggunakan ponsel mereka.

Baca Juga: Cara Klaim Obat Langka dengan BPJS Kesehatan, Ini Syarat dan Prosedurnya

Video amatir tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan menjadi perhatian publik.

Akibat ledakan tersebut, kondisi dapur SPPG mengalami kerusakan cukup parah.

"Akibat ledakan tersebut, bagian dalam dapur SPPG berantakan, atap runtuh, dan kaca jendela pecah." tulis akun Instagram @tvonenews, Jumat 6 februari 2026, seperti dikutip pojoksatu.id.

Baca Juga: SKTP Februari Sudah Diterbitkan, Cek Jadwal Pencairan TPG Bagi Guru ASN dan Non ASN

Bagian dalam ruangan berantakan, atap bangunan dilaporkan runtuh di beberapa titik, dan kaca-kaca jendela pecah berserakan.

Peralatan dapur pun rusak akibat hantaman material bangunan.

Tak hanya menyebabkan kerusakan bangunan, insiden ini juga mengakibatkan korban luka.

Sedikitnya 10 pekerja yang berada di lokasi saat kejadian mengalami luka serius, sebagian besar akibat serpihan kaca dan runtuhan material.

Para korban langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga: HACKER Karawang Tancap Gas di Awal 2026 dengan Rapat Kerja Kepengurusan Bertema 'Infinite Journey'

Pihak pengelola dapur SPPG memastikan bahwa ledakan tersebut tidak bersumber dari tabung gas LPG.

Menurut keterangan awal, mesin oven pengering ompreng tersebut tengah diuji coba sebagai bagian dari persiapan operasional dapur MBG, sebelum akhirnya terjadi insiden.

“Kami pastikan ini bukan akibat kebocoran gas. Mesin masih tahap pengujian,” ujar salah satu perwakilan pengelola di lokasi kejadian.

Baca Juga: Purbaya Bongkar Fakta ASN: Tak Bisa Dipecat, Pegawai Bermasalah Hanya Bisa Dibuang ke Daerah Sepi

Untuk kepentingan penyelidikan, area dapur SPPG kini telah dipasangi garis polisi.

Aparat dari Polresta Banyumas langsung turun ke lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi.

Hingga saat ini, polisi masih mendalami penyebab teknis ledakan.

Baca Juga: Soal Board of Peace, Menag Sebut Prabowo Punya Naluri Kuat Membaca Masa Depan Dunia

Sejumlah komponen mesin pengering akan diperiksa untuk memastikan apakah ada kesalahan instalasi, cacat alat, atau faktor lain yang memicu insiden tersebut.

Insiden ini menjadi perhatian serius, mengingat dapur SPPG merupakan bagian penting dari pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang menyasar masyarakat luas.

Warga berharap kejadian serupa tidak terulang dan keselamatan pekerja menjadi prioritas utama sebelum operasional dapur kembali dijalankan.***