POJOKSATU.id- Suasana di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mendadak memanas ketika
Immanuel Ebenezer melontarkan sindiran tajam kepada Purbaya Yudhi Sadewa.
Pernyataan tersebut sontak menghebohkan ruang sidang dan memicu reaksi publik di berbagai platform media sosial.
Noel, yang tengah menjalani proses hukum terkait dugaan gratifikasi, tiba-tiba menyentil Menkeu dengan ucapan bernada tinggi.
Ia merasa respons Purbaya atas peringatannya soal risiko “di Noel kan” istilah untuk menggambarkan potensi pejabat dicari kesalahannya justru dianggap menyudutkan dirinya.
“Gitu ya? Padahal maksud saya kan baik ya ke Pak Purbaya, tapi responsnya negatif ya. Sekelas menteri saja idiot ya,”
kata Noel saat ditemui awak media dikutip pojoksatu.id dari radarbontang 2/2/2026.
Baca Juga: INFO KOMCAD! 4.000 ASN Jakarta Akan Menjalani Pelatihan Dasar Militer Komponen Cadangan
Noel kemudian menjelaskan konteks istilah tersebut. Menurutnya, pejabat publik harus berhati-hati terhadap potensi OTT atau tindakan hukum yang bisa datang sewaktu-waktu.
“Maksud saya gini lho, hati-hati di-OTT, di-Noel-kan, di-Noel-kan gini maksudnya, lu dicari kesalahannya. Emang Pak Purbaya orang suci?
"Sampaikan ke beliau. Beliau itu bukan orang suci?” ujarnya, dikutip pojoksatu.id dari beritsatu.com 2/2/2026.
Baca Juga: INFO KOMCAD! 4.000 ASN Jakarta Akan Menjalani Pelatihan Dasar Militer Komponen Cadangan
Pernyataan itu langsung memicu kehebohan.
Publik terbelah antara yang menilai Noel berlebihan dan yang menganggap kritiknya sebagai potret kekhawatiran pejabat terhadap praktik penegakan hukum yang agresif.
Tidak berhenti di situ, Noel menuding praktik pemerasan dan gratifikasi bukan hal yang langka di lingkungan pemerintahan. Pernyataannya makin menyulut kontroversi.
“Praktik yang kayak saya ini (pemerasan dan gratifikasi) hampir semua pejabat melakukan, kok. Jangan konyol Pak Purbaya bilang. Ya?"
"Kalau Pak Purbaya orang suci, suruh bersumpah sama saya. Dia orang suci atau bukan?” ucap Noel.
Baca Juga: Kemenhut! Pengumuman Seleksi Calon Penerima Tugas Belajar S2 dan S3 Kementerian Kehutanan!
Sementara itu, Purbaya sebelumnya menegaskan dirinya tak pernah menerima suap dan menolak anggapan bahwa ia berisiko “di-Noel-kan”.
Sikap tegas itu justru membuat benturan narasi antara kedua tokoh makin panas dan viral.***



.webp)
