POJOKSATU.id – Suhu politik tanah air mendadak memanas setelah PDI Perjuangan melontarkan pernyataan keras terkait langkah pemerintah yang terlibat dalam badan perdamaian internasional di luar struktur Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa penyelesaian konflik Palestina tidak boleh keluar dari jalur resmi PBB, apa pun bentuk inisiatif baru yang muncul.
"Sikap PDI Perjuangan sangat tegas, mengacu pada prinsip bahwa kemerdekaan ialah hak segala bangsa. Ini adalah landasan politik luar negeri kita," ujar Hasto dikutip Pojoksatu.id dari kompas 31/1/2026.
Baca Juga: Gas LPG 3 Kg Dibatasi, Siapa yang Paling Tertekan? Cerita Kelas Menengah yang Tak Terdata
Pernyataan itu menjadi sorotan publik karena dianggap sebagai teguran politik langsung kepada pemerintah yang baru saja bergabung ke dalam Board of Peace (BoP).
Sebuah badan baru yang dipromosikan forum internasional untuk membantu proses damai di Gaza.
Meski pemerintah menegaskan BoP bukan pengganti PBB.
Baca Juga: Gaji Pensiunan PNS 2026 Cair Awal Februari! Tertinggi Dapat Rp 4.957.100, Terendah Dapat Berapa?
PDIP tetap menyuarakan kekhawatiran agar arah diplomasi Indonesia tidak melenceng dari kerangka hukum internasional.
“Sehingga, sikap dari PDI Perjuangan adalah mendorong seluruh upaya perdamaian itu melalui PBB,” lanjut Hasto dikutip pojoksatu.id dari jpnn 31/1/2026.
PDIP menilai legitimasi perjuangan Palestina akan jauh lebih kuat bila tetap berada di bawah payung PBB.
Baca Juga: Transaksi Digital Mendominasi, Livin’ by Mandiri Jadi Motor Inklusi Keuangan
Sesuai mandat resolusi-resolusi internasional yang sejak lama menetapkan solusi dua negara sebagai jalan utama penyelesaian konflik.
"Sejarah politik luar negeri Indonesia sudah menunjukkan rekam jejaknya melalui Konferensi Asia Afrika, Gerakan Nonblok, dan CONEFO."
"Hal ini harus menjadi daya leverage kita untuk menjalankan politik luar negeri bebas aktif," tambah Hasto dikutip pojoksatu.id dari detik 31/1/2026
Sikap keras PDIP ini langsung memantik respons publik dan analis politik yang melihat adanya friksi halus antara langkah pemerintah dan garis tegas partai berlambang banteng tersebut.
Baca Juga: Revitalisasi Pasar Ciroyom Berlanjut, Wali Kota Farhan Tegaskan Skema Sewa Kios
Dengan isu Palestina yang terus menjadi sorotan global, pernyataan PDIP ini tak pelak membuat dinamika politik nasional ikut bergetar.***




