POJOKSATU.id, MEDAN— Kebakaran besar melanda pabrik sandal merek Swallow di Jalan Yos Sudarso, Tanjung Mulia, Medan Deli, Kota Medan, sejak Selasa malam hingga Rabu pagi (28/1).
Warga sekitar pabrik memberikan kesaksian awal mula api yang membakar merek sandal yang terkenal merakyat dan disukai berbagai kalangan ini.
Api mulai terlihat sekitar pukul 22.12 WIB, Selasa (28/1). Api membesar dari belakang pabrik disertai ledakan-ledakan atau dentuman keras.
“Awalnya terdengar dentuman, lalu tiba-tiba api langsung membesar dari belakang. Baunya sangat menyengat, seperti karet ban yang dibakar massal. Warga langsung teriak kebakaran dan berhamburan keluar rumah,” ujar Ewin (45) warga sekitar pabrik.
Baca Juga: Pabrik Sandal Swallow Medan Terbakar 10 Jam, Bangunan Pabrik Hangus dan Ambruk
Lokasi pabrik di sekitar pemukiman penduduk yang padat di Tanjung Mulia, Medan Deli.
Warga sekitar pada mulanya ikut membantu berupaya memadamkan api sebelum tim pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Marsya, salah seorang warga yang tinggal di dekat lokasi, menceritakan terdengar ledakan dari pabrik yang terbakar.
"Suaranya keras sekali, ada ledakan berkali-kali dari dalam pabrik. Kami semua di sini langsung panik, apalagi api cepat sekali besarnya dan sudah mulai mendekat ke rumah-rumah," kata Marsya.
Marsya dan keluarganya langsung berupaya menyelamatkan harta benda mereka masing-masing dengan membawanya keluar dari dalam rumah.
"Saya enggak pikir panjang lagi, langsung angkut barang-barang berharga yang bisa dibawa ke pinggir jalan supaya aman," tambahnya.
Sementara Junaidi warga sekitar mengaku melihat api pertama kali muncul dari sekitar gudang penyimpanan.
"Dugaan api berasal dari ruangan obat atau ruang bahan dasar. Material di sana sangat mudah terbakar," jelas Junaidi.
Hingga Rabu (28/1/2026), Tim Inafis Polres Pelabuhan Belawan masih memeriksa lokasi kejadian. Beberapa dugaan awal mengarah pada korsleting listrik di area produksi mengingat beban operasional pabrik yang tinggi.
Atau karena reaksi panas pada tumpukan karet dan bahan kimia yang tidak disimpan sesuai standar suhu.
Polres Pelabuhan Belawan belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab kebakaran pabrik sandal merek Swallow ini.***




