POJOKSATU.ID - Aksi bak koboi seorang oknum kepala desa di Kabupaten Padanglawas Utara, Sumatra Utara, mendadak viral di media sosial.

Dalam rekaman video yang beredar luas, pria tersebut terlihat mengejar sejumlah warga sambil menenteng benda menyerupai pistol, memicu kepanikan dan ketakutan di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut diduga terjadi di Desa Pulo Liman, Kecamatan Dolok Sigompulon.

Baca Juga: Udah Siap Belum? Viral Purbaya Bakal Kenakan Pajak Pedagang Online, Tapi Begini Syaratnya!

Dalam video, tampak seorang pria yang disebut-sebut sebagai oknum kepala desa berinisial A atau AR berlari mengejar warga, sementara suasana di sekitar lokasi terlihat mencekam.

Polisi memastikan bahwa benda yang digunakan dalam insiden tersebut bukan senjata api, melainkan pistol jenis airsoft gun.

Meski demikian, aksi tersebut tetap dinilai berbahaya dan tidak pantas, terlebih dilakukan oleh seorang pejabat publik di tingkat desa.

Baca Juga: Menilik Kembali Skema TPG dan Anggaran 2026 Untuk Kenaikan Kesejahteraan Guru Non ASN

Dalam rekaman yang viral, sejumlah warga tampak berusaha melindungi diri dengan alat seadanya, seperti kayu bakar.

Teriakan panik terdengar dari beberapa warga, termasuk ibu-ibu, yang ketakutan melihat aksi kejar-kejaran tersebut. Situasi sempat memanas sebelum akhirnya dapat diredam oleh warga sekitar.

Hingga kini, polisi masih mendalami motif di balik insiden tersebut. Berdasarkan informasi awal yang beredar, keributan diduga dipicu oleh cekcok terkait persoalan harta warisan.

Baca Juga: Arahan Staf Khusus Nadiem Terkuak di Sidang Tipikor, PAUD Dipaksa Terima Chromebook Meski Tak Dibutuhkan

Namun, polisi belum memberikan keterangan resmi mengenai pemicu pasti kejadian itu.

Selain dugaan persoalan warisan, muncul pula informasi bahwa insiden ini berkaitan dengan sengketa lahan perkebunan sawit.

Aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi untuk memastikan duduk perkara yang sebenarnya.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa oknum kepala desa tersebut telah diamankan bersama seorang rekannya untuk kepentingan penyelidikan.

Hingga saat ini, status hukum keduanya masih dalam tahap pemeriksaan dan belum ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga: 10 Ide Takjil Sehat Tanpa Santan dan Gula untuk Ramadan 2026, Segar, Laris, dan Menguntungkan

Beruntung, tidak ada korban luka dalam peristiwa tersebut. Warga sekitar akhirnya berhasil menenangkan situasi sehingga keributan tidak berkembang menjadi bentrokan fisik yang lebih besar.

Video viral tersebut langsung menuai kecaman dari warganet.

Banyak pihak menilai tindakan tersebut mencoreng wibawa kepala desa yang seharusnya menjadi panutan dan pelindung masyarakat, bukan justru menebar ketakutan.

Baca Juga: Skandal BLT Desa di Sukabumi Terkuak, Mantan Kades Karangtengah Diduga Pakai Dana Warga Rp1,35 Miliar untuk Nyaleg

Kasus ini pun menjadi sorotan publik, sekaligus peringatan agar setiap pejabat publik menjaga sikap dan tindakannya di tengah masyarakat.

Polisi memastikan proses hukum akan berjalan sesuai aturan untuk mengungkap fakta dan memastikan keadilan.***