POJOKSATU.id – Bencana longsor dahsyat mengguncang dua kampung di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu dini hari, 24 Januari 2026, sekitar pukul 03.00 WIB.

Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore sebelumnya membuat struktur tanah di lereng tak lagi stabil hingga akhirnya ambrol dan menyapu puluhan rumah warga.

Dalam suasana gelap dan tidur lelap, warga dikejutkan oleh suara gemuruh besar yang disusul tanah bergerak cepat dari tebing.

Baca Juga: Banyak Guru Alami Dua Hijau Satu Abu-Abu! Ini Dampaknya ke TPG Januari dan Peluang Rapel Bulan Berikutnya

Dalam hitungan detik, rumah-rumah tertimbun material longsor setinggi beberapa meter.

Jeritan minta tolong terdengar bersahutan di tengah kekacauan, sementara sebagian warga berlarian menyelamatkan diri di tengah minimnya penerangan.

Laporan awal menyebutkan 20 hingga 30 rumah terdampak.

Baca Juga: SIap-siap Wajah Jadi Kunci Aktivasi Kartu SIM Mulai 2026, Pemerintah Siap Hentikan Penipuan Digital

Proses evakuasi berlangsung dramatis karena medan sulit, cuaca tidak menentu, dan risiko longsor susulan yang masih tinggi.

Tragedi ini bertambah memilukan setelah petugas menemukan sejumlah korban jiwa.

Kepala BPBD Jawa Barat, Teten Ali Mulku mengatakan, sementara terdata 7 orang meninggal dan puluhan warga lainnya diduga hilang, dikutip Pojoksatu.id dari RadarBogor 24/1/2026.

Baca Juga: Banyak Guru Alami Dua Hijau Satu Abu-Abu! Ini Dampaknya ke TPG Januari dan Peluang Rapel Bulan Berikutnya

Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, relawan, dan warga sekitar terus bekerja sepanjang hari untuk mencari korban yang masih tertimbun.

Sementara itu, warga selamat telah dievakuasi ke fasilitas desa sebagai tempat pengungsian sementara.

Pemerintah daerah menetapkan status siaga darurat dan meminta masyarakat di sekitar lereng meningkatkan kewaspadaan karena potensi bencana susulan masih mengancam.***