POJOKSATU.ID - Peta politik nasional kembali memanas setelah Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan diri sebagai partai politik.

Tak berhenti di situ, Gerakan Rakyat secara terbuka menyampaikan harapan agar Anies Baswedan maju sebagai Presiden Republik Indonesia.

Pernyataan tersebut langsung memantik respons dari partai politik lain.

Baca Juga: Jangan Asal Upload! Ini Ketentuan Foto Akun SNPMB 2026 yang Wajib Dipatuhi Peserta

Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, menilai langkah Gerakan Rakyat terkesan terlalu dini.

Ia mengingatkan bahwa Pemilihan Presiden masih cukup lama dan dinamika politik bisa berubah sewaktu-waktu.

“Pemilunya masih lama,” ujar Saan, dikutip pojoksatu.id dari Liputan 6 (21/1/2026).

Baca Juga: Penutupan Izin 8 Perusahaan Perusak Lingkungan Jadi Sinyal Keras Sumut ke Dunia Usaha

Meski menyelipkan nada sindiran, Saan tetap menyampaikan ucapan selamat atas deklarasi Partai Gerakan Rakyat.

Ia menegaskan NasDem menghormati setiap hak warga negara untuk mendirikan partai politik dan menyampaikan aspirasi politiknya.

Namun, Saan menegaskan bahwa sikap politik NasDem saat ini masih sangat jelas.

Baca Juga: Kota Bandung Jadi Rujukan Nasional Penataan Fiber Optik, Pemkot Cirebon Belajar Skema SJUT

Partai pimpinan Surya Paloh tersebut memilih fokus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan belum membuka pembahasan terkait Pemilihan Presiden 2029.

“NasDem saat ini fokus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo. Soal Pilpres 2029 belum menjadi agenda pembahasan,” tegasnya.

Pernyataan ini sekaligus menegaskan jarak politik NasDem dengan wacana pencapresan yang terlalu dini.

Baca Juga: Bersaksi di Pengadilan, Nicke Widyawati Sindir Rumitnya Peran Pertamina di Antara Bisnis dan Layanan Publik

Bagi NasDem, stabilitas pemerintahan dan konsolidasi nasional masih menjadi prioritas utama pasca-Pemilu 2024.

Sementara itu, dari kubu Gerakan Rakyat, sikap politik justru disampaikan secara terang-terangan.

Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, menyatakan bahwa Anies Baswedan merupakan arah perjuangan utama partai yang baru dideklarasikan tersebut.

Baca Juga: Jangan Lewatkan! Panduan Lengkap Cara Buat Akun SNPMB 2026 untuk Kelas 12, Gap Year dan Semi Gap Year

Bahkan, Anies disebut telah menerima kartu anggota Partai Gerakan Rakyat dengan nomor khusus, yakni 0001.

Langkah ini dinilai sebagai simbol kuat bahwa Gerakan Rakyat menempatkan Anies sebagai figur sentral dalam gerakan politik mereka ke depan.

“Anies Baswedan adalah arah perjuangan kami,” ujar Sahrin dalam pernyataannya.

Baca Juga: Ironi Pendidikan Nasional, Ratusan Ribu Guru Honorer Terlunta, Anggaran Puluhan Triliun Justru Mengalir ke Sekolah Rakyat

Gerakan Rakyat juga mematok target ambisius. Mereka berencana mendaftarkan diri secara resmi sebagai partai politik ke Kementerian Hukum RI pada Februari 2026.

Untuk mencapai target tersebut, Sahrin mengajak seluruh kader bergerak militan demi memenuhi syarat administrasi dan kepengurusan sebagai partai politik nasional.

Deklarasi Gerakan Rakyat dan pengusungan Anies Baswedan ini menambah warna dalam dinamika politik nasional.

Baca Juga: Terungkap! 5 Tahapan Pencairan Uang Saku Program Pemagangan Nasional yang Paling Ditunggu Fresh Graduate

Di satu sisi, ada partai baru yang ingin langsung mengunci arah perjuangan.

Di sisi lain, partai lama seperti NasDem memilih bersikap lebih hati-hati dan realistis.

Sindiran halus NasDem menjadi penanda bahwa pertarungan politik menuju 2029 masih panjang.

Publik pun kini menanti, apakah langkah cepat Gerakan Rakyat akan berbuah hasil, atau justru akan diuji oleh waktu dan dinamika politik yang terus bergerak.***