POJOKSATU.id - Pemandangan yang tidak biasa muncul saat KPK menggelar jumpa pers terkait OTT Bupati Pati, Sudewo.
Di hadapan kamera, tumpukan uang tunai pecahan kecil hingga besar tersusun rapi.
Namun yang membuat heboh bukan hanya jumlahnya yang mencapai miliaran rupiah, melainkan cara uang itu disimpan.
Baca Juga: Jangan Tenang Dulu! Ini Celah Berbahaya di Info GTK yang Bisa Membuat TPG Guru Hangus
Diikat pakai karet dan dimasukkan ke dalam karung warna hijau, layaknya karung berisi beras.
KPK menjelaskan bahwa uang itu diduga merupakan hasil pemerasan dari para calon perangkat desa yang hendak mengikuti seleksi jabatan.
Setoran dikumpulkan secara bertahap melalui kepala desa sebelum akhirnya diserahkan ke pihak yang diduga terlibat.
Baca Juga: Viral di Medsos, Guru Honorer Bandingkan Gaji dengan Sopir MBG, Miris Hati Saya
Dalam jumpa pers, Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu memberikan gambaran bagaimana uang itu diperlakukan sebelum sampai ke meja penyidik.
“Jadi uang ini kan dikumpulin dari beberapa orang. Dimasukin karung."
"Tadi kan ada karung warna hijau. Masukin karung dibawa gitu. Kayak bawa beras gitu, bawa karungnya gitu, ‘Ini Pak dari si Anu’ karena mungkin mau dibawa gini kan, susah gitu,”
Baca Juga: TKA Menjadi Dasar Baru Seleksi Jalur Prestasi SMP dan SMA 2026!
Ujar Asep dikutip pojoksatu.id dari kompas.com dan YT Humas KPK 20/1/2026.
Ia juga menegaskan bahwa kondisi awal uang jauh lebih tidak rapi dibanding saat ditampilkan ke publik.
“Uangnya itu kan tadi kelihatan ada yang Rp10.000-an. Ada yang berapa. Pecahan-pecahan gitu. Tadi kelihatan rapi itu karena di depan rekan-rekan saya itu sudah di packing ulang."
"Sebetulnya kalau mau lihat aslinya itu dari karung. Itu dibawa karung gitu. Dan tidak ada iketannya, ada yang pakai karet,” katanya.
Temuan ini membuat publik tercengang.
Baca Juga: Jangan Tenang Dulu! Ini Celah Berbahaya di Info GTK yang Bisa Membuat TPG Guru Hangus
Modus penyimpanan uang dalam karung menambah panjang daftar kisah korupsi dengan pola yang tak lagi tersembunyi tetapi terang-terangan.
KPK kini mendalami aliran dana dan dugaan keterlibatan pihak lain dalam kasus yang tengah menyedot perhatian nasional ini.***




