POJOKSATU.id- Operasi pencarian pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport memasuki fase baru yang penuh ketegangan setelah warga di sekitar kawasan Gunung Lapiau, Leang-Leang, Kabupaten Maros.

Melaporkan suara ledakan keras tak lama setelah pesawat itu hilang kontak pada Sabtu siang.

Laporan tersebut segera menjadi perhatian serius TNI dan Basarnas yang sejak awal terkendala medan karst yang sulit dijangkau.

Baca Juga: Pesawat ATR 400 Hilang Kontak, Inilah Deretan Kasus Hilang Kontak Paling Menggegerkan di Indonesia Kembali Disorot

Beberapa warga mengaku mendengar suara dentuman dari arah perbukitan, sementara lainnya bahkan melihat kepulan asap tipis yang muncul dari sebuah titik di tengah hutan batu.

Informasi ini dikutip PojokSatu.id dari laporan Liputan6 dan MetroTV membuat fokus pencarian segera dialihkan ke area yang disebutkan warga.

Karena lokasinya berdekatan dengan koordinat terakhir pesawat sebelum hilang dari radar.

Baca Juga: Basarnas Hadapi Medan Tersulit! Leang-Leang Jadi Titik Pencarian Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Tak menunggu waktu lama, Kodam XIV/Hasanuddin langsung mengerahkan pasukan ke titik tersebut.

Pangdam Mayjen TNI Bangun Nawoko turun langsung memantau langkah awal pencarian dan memastikan seluruh jalur menuju lokasi yang dilaporkan warga segera diamankan.

Dalam pernyataan resminya, ia mengatakan:

Baca Juga: Pesawat ATR 400 Hilang Kontak, Inilah Deretan Kasus Hilang Kontak Paling Menggegerkan di Indonesia Kembali Disorot

"Mudah-mudahan ini lokasi jatuhnya, sesuai dengan laporan warga yang sebelumnya mendengar suara ledakan," ucap Mayjen Bangun Nawoko dikutip Pojoksatu.id dari Media Indonesia 17/1/2026.

Basarnas Makassar juga menambah kekuatan tim dengan mengerahkan personel tambahan serta dukungan drone untuk menyusuri lembah-lembah karst yang selama ini menjadi hambatan utama pencarian.

Medan Leang-Leang yang dipenuhi tebing batu dan rute sempit membuat upaya penyelamatan harus dilakukan dengan sangat hati-hati.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan TNI–Basarnas telah membuka beberapa jalur masuk menuju titik yang dilaporkan warga.

Meski begitu, belum ada temuan pasti yang dapat mengonfirmasi keberadaan pesawat.

Baca Juga: Bukan Penerbangan Komersial! Fakta Misi Pesawat ATR Indonesia Air Transport yang Hilang di Maros

SAR menyatakan bahwa seluruh informasi masyarakat tetap diverifikasi secara ketat, namun laporan ledakan menjadi indikasi paling kuat sejauh ini mengenai kemungkinan lokasi jatuhnya pesawat.

Dengan cuaca yang mulai berubah dan medan yang tidak bersahabat, operasi pencarian diprediksi berlangsung panjang.

Publik kini menunggu perkembangan lebih lanjut dari titik perbukitan yang disebut warga sebagai sumber suara ledakan.***