POJOKSATU.id- Kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Wahyu Sakti Trenggono ke Kota Langsa, Aceh, memicu sorotan tajam dari Komisi IV DPR RI.
Menteri KP dinilai tidak menyentuh persoalan utama nelayan dan pembudidaya yang sedang terdampak banjir.
Melainkan hanya terlihat membagikan bantuan sosial di lokasi yang dinilai bukan wilayah kerjanya.
Baca Juga: Komitmen Berkelanjutan: Kemdikdasmen Fokus Benahi Kualitas Layanan Pendidikan
Kritik keras datang dari anggota Komisi IV DPR RI, Ilham Pangestu, yang berasal dari daerah pemilihan Aceh.
Dalam rapat kerja bersama Menteri KP di Senayan, Ilham tak menahan kekecewaannya.
Ia menyebut kunjungan Menteri KP ke Langsa tidak menyentuh sektor perikanan, padahal ribuan nelayan dan area tambak di Aceh tengah mengalami kerusakan parah akibat banjir.
Ilham menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo sudah memberikan arahan tegas mengenai kunjungan pejabat negara ke daerah bencana.
“Presiden mengatakan pejabat yang datang ke Aceh itu jangan hanya selfie-selfie untuk memberikan bansos, Pak,” kata Ilham di hadapan Menteri KP dikutip pojoksatu.id dari kumparan 14/1/2026.
Ia melanjutkan bahwa dirinya berada di Aceh saat kunjungan tersebut berlangsung.
Baca Juga: Komitmen Berkelanjutan: Kemdikdasmen Fokus Benahi Kualitas Layanan Pendidikan
Namun, ia tak melihat adanya tindak lanjut signifikan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan terkait kondisi nelayan maupun kerusakan tambak.
“Waktu saya di Aceh seminggu yang lalu, saya tahu, Menteri KP datang ke Kota Langsa, saya ada di Kota Langsa,"
"saya dan teman-teman menunggu apa gerakan dari Kementerian KP, ternyata Menteri KP cuma bagi bansos ke daerah perkebunan yang seharusnya itu di wilayahnya Pak Mentan,” tambah dia.
Sementara itu, data pemerintah menunjukkan lebih dari 30.000 hektare tambak di Aceh mengalami kerusakan parah akibat banjir besar yang menerjang awal tahun ini.
Kerusakan tersebut berdampak langsung pada mata pencaharian nelayan dan pembudidaya.
Baca Juga: Komitmen Berkelanjutan: Kemdikdasmen Fokus Benahi Kualitas Layanan Pendidikan
Menjawab kritik itu, Menteri KP Wahyu Sakti Trenggono menyampaikan permintaan maaf karena tidak menginformasikan kunjungannya kepada perwakilan DPR setempat.
Ia juga mengklaim telah mengunjungi Desa Kuala Langsa untuk meninjau kawasan tambak, meski tidak sempat bertemu nelayan secara langsung di pusat kota.
Meski demikian, kritik tetap menggema. Komisi IV DPR menegaskan bahwa kementerian harus lebih fokus pada pemulihan sektor perikanan, bukan sekadar kunjungan simbolis.
Baca Juga: Komitmen Berkelanjutan: Kemdikdasmen Fokus Benahi Kualitas Layanan Pendidikan
Publik Aceh kini menanti langkah konkret pemerintah dalam membangkitkan kembali sektor kelautan yang menjadi tumpuan hidup mereka.***




