POJOKSATU.ID - Upaya Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam menangani persoalan sampah kembali menjadi sorotan publik.

Di tengah kondisi yang dinilai mendesak dan berdampak langsung pada lingkungan serta kesehatan warga, Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menggelar rapat koordinasi penting bersama seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, dan lurah.

Rapat tersebut digelar sebagai langkah strategis untuk menyatukan persepsi dan aksi penanganan sampah dari hulu hingga hilir.

Baca Juga: Guru Lulusan PPG Terbaru Wajib Cek NRG! Langkah Mudah Status NRG Secara Online!

Pemerintah daerah menilai persoalan sampah tidak bisa diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan komitmen kolektif dari seluruh wilayah administratif di Kota Tangerang Selatan.

Namun, agenda krusial itu justru diwarnai absennya jajaran Kecamatan Pondok Aren.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Camat Pondok Aren Hendra bersama sejumlah lurah tidak menghadiri rapat secara langsung dan memilih untuk diwakilkan.

Baca Juga: Informasi Pendaftaran dan Beasiswa Kontak Resmi Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Pertahanan RI!

Ketidakhadiran itu menjadi perhatian lantaran mereka diketahui tengah melakukan kegiatan wisata ke Bandung, Jawa Barat.

Situasi tersebut memicu kritik, mengingat rapat digelar dalam konteks darurat sampah yang saat ini menjadi persoalan serius di Tangsel.

Sampah yang menumpuk di sejumlah titik dinilai berpotensi menimbulkan masalah lingkungan, pencemaran, hingga ancaman kesehatan masyarakat.

Baca Juga: Indonesia Blokir Sementara Grok, Cegah Penyalahgunaan AI untuk Konten di X aka Twitter?

Saat dikonfirmasi terkait ketidakhadiran tersebut, Camat Pondok Aren Hendra tidak menampik adanya kegiatan kebersamaan di luar daerah.

Ia menyebut kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah pejabat di lingkungan Kecamatan Pondok Aren beserta lurah-lurah di bawahnya.

Menurut Hendra, agenda tersebut dimaksudkan sebagai momen evaluasi kinerja tahunan sekaligus refleksi terhadap pelaksanaan tugas selama satu tahun terakhir.

Baca Juga: Pengguna X aka Twitter Keluhkan Gangguan DM: Muncul Pesan TERPUTUS Meski Koneksi Stabil!

Ia beralasan awal Januari dipilih karena aktivitas pemerintahan dinilai masih relatif lengang.

“Kegiatan ini sekaligus evaluasi dan merenungi kinerja setahun. Kita ambil awal Januari karena biasanya awal tahun pekerjaan masih belum terlalu padat,” tulis akun Instagram @tangsel_update, Minggu 11 januari 2026, seperti dikutip pojoksatu.id.

Meski demikian, absennya camat dan lurah di rapat penanganan sampah tetap memunculkan pertanyaan publik terkait prioritas dan sensitivitas pejabat wilayah terhadap persoalan mendesak yang dihadapi warga.

Baca Juga: Lulusan PPG 2025 Dipastikan Masuk Penerima TPG Tahun 2026, Info Langsung dari Dirjen GTK

Terlebih, rapat tersebut digelar untuk menyamakan langkah seluruh wilayah agar penanganan sampah bisa berjalan maksimal dan berkelanjutan.

Hingga kini, Pemerintah Kota Tangsel terus mendorong seluruh perangkat daerah agar menunjukkan komitmen nyata dalam menangani persoalan sampah.

Kolaborasi antarwilayah dinilai menjadi kunci utama agar krisis sampah tidak berlarut-larut dan dapat ditangani secara sistematis.***