POJOKSATU.id- Sebuah video yang memperlihatkan seorang pasien lansia ditolak masuk ke Rumah Sakit Kumpulan Pane (RSKP) Tebing Tinggi mendadak meledak di media sosial.

Warganet dibuat geram sekaligus sedih melihat kondisi perempuan bernama Suliyem (67) yang tampak lemah saat keluarganya memohon agar ia bisa dirawat.

namun tetap ditolak dengan alasan kamar penuh.

Baca Juga: Kabar Baik! PKH Januari–Maret 2026 Cair Akhir Februari, KPM Jangan Abaikan Persiapan Penting Ini

Dalam video yang viral pada 8 Januari 2026, anak pasien terlihat kebingungan sambil memapah ibunya.

Mereka meminta agar ibunya mendapatkan kamar rawat inap atau setidaknya ditangani dulu di instalasi gawat darurat.

Namun, petugas rumah sakit tetap bersikukuh menyatakan RSKP sedang penuh dan menyarankan keluarga mencari rumah sakit lain.

Adegan itu sontak memicu kemarahan publik. Banyak yang tak habis pikir bagaimana seorang pasien lansia dalam kondisi memprihatinkan bisa ditolak begitu saja.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Penyaluran Tunjangan Guru Per Bulan, Gimana Skemanya?

Apalagi aturan kesehatan di Sumatera Utara sudah tegas menyatakan rumah sakit tidak boleh menolak pasien hanya karena alasan administrasi atau kepenuhan ruangan tanpa memberikan penanganan awal.

“Sedih lihatnya. Masa harus begini dulu baru ditolong? Ini orang tua, bukan barang,” tulis salah satu komentar yang viral.

Keluarga akhirnya membawa Suliyem ke RS Chevani untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga: Kartu KKS Kadaluwarsa? Ini Cara Cek di Bank dan Langkah Memperbaruinya Agar Bansos Tetap Cair

diketahui alasan rumah sakit menolak karena ruangan yang penuh.

Publik mendesak agar Dinas Kesehatan Tebing Tinggi turun tangan dan memastikan kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Peristiwa ini sekaligus membuka borok lama di sejumlah fasilitas kesehatan daerah yang disebut masih menghadapi persoalan kapasitas ruangan dan manajemen layanan.

Padahal pemerintah provinsi sudah mengingatkan, setiap rumah sakit wajib memberikan pelayanan minimal.

Baca Juga: Kabar Baik! PKH Januari–Maret 2026 Cair Akhir Februari, KPM Jangan Abaikan Persiapan Penting Ini

Terutama dalam kondisi darurat, sebelum memutuskan merujuk atau memindahkan pasien.

Warga juga mempertanyakan transparansi soal ketersediaan kamar yang kerap menjadi alasan penolakan.

Sebagian menilai alasan “penuh” tidak boleh menjadi dalih untuk mengabaikan hak pasien, terutama lansia yang membutuhkan penanganan cepat.

Baca Juga: Kartu KKS Kadaluwarsa? Ini Cara Cek di Bank dan Langkah Memperbaruinya Agar Bansos Tetap Cair

Kasus ini pun mengundang perhatian kelompok pegiat hak pasien.

Mereka menyebut apa yang dialami Suliyem sebagai “alarm keras” bagi pemerintah kota dan manajemen rumah sakit.

Menurut mereka, tindakan menolak pasien tanpa pemeriksaan awal adalah pelanggaran berat terhadap standar pelayanan kesehatan.

Baca Juga: Kabar Baik! PKH Januari–Maret 2026 Cair Akhir Februari, KPM Jangan Abaikan Persiapan Penting Ini

Di tengah viralnya video tersebut, warganet terus membagikan ulang potongan rekaman yang memperlihatkan keluarga pasien memohon agar ibunya dirawat.

Suasana haru dan geram campur menjadi satu, membuat ribuan komentar membanjiri media sosial.

Kini masyarakat menunggu langkah tegas dari pemerintah daerah.

Publik berharap kejadian memilukan ini bisa menjadi titik balik untuk memperbaiki layanan kesehatan, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia.***