POJOKSATU.id -  Viral di media sosial, sebuah video memperlihatkan seorang ustaz cukup ternama, Rifky Jafar Thalib, yang tengah meluapkan kekesalannya setelah mengalami kejadian janggal saat hendak mengisi solar menggunakan barcode MyPertamina.

Dalam video yang beredar luas itu, Ustaz Rifky tampak kebingungan sekaligus heran karena mobil operasional yayasan yang ia gunakan tiba-tiba tidak dapat melakukan transaksi.

Sistem MyPertamina justru menampilkan bahwa nomor polisi mobil tersebut terdaftar sebagai kendaraan roda dua.

Baca Juga: Ratusan Guru Honorer Tak Jadi Dipecat, Pemkab Siapkan Skema Penyesuaian Status

Menurut penuturannya, mobil tua yang ia gunakan tidak pernah dipakai untuk keperluan pribadi.

Kendaraan itu murni diperuntukkan untuk operasional yayasan, termasuk kegiatan-kegiatan sosial yang membutuhkan mobilitas cepat.

Karena itulah ia selalu mengisi bahan bakar jenis solar seperti biasanya.

Baca Juga: Ratusan Guru Honorer Tak Jadi Dipecat, Pemkab Siapkan Skema Penyesuaian Status

Namun kejadian aneh muncul ketika barcode yang ia gunakan justru dibaca sebagai milik kendaraan roda dua, yang otomatis membuat proses pengisian BBM menjadi gagal.

Dalam video itu, Ustaz Rifky menjelaskan bahwa dirinya sudah berusaha mencari penyelesaian dengan mendatangi pihak Pertamina dan juga Samsat.

Namun alih-alih memperoleh solusi, ia justru mengaku hanya “dilempar-lempar” dari satu instansi ke instansi lainnya.

Baca Juga: Ayo Segera Daftar! Rekrutmen PPPK KEMENHAM Dibuka Hari Ini, Cek Jadwal, Formasi, dan Syarat Pendaftaran

Pihak Pertamina disampaikannya meminta ia mengurus ke Samsat, sementara pihak Samsat mengembalikan persoalan tersebut lagi ke Pertamina.

Hasilnya, masalah tetap tidak berubah nomor polisi mobilnya tetap tercatat sebagai kendaraan roda dua di sistem.

Padahal, tegas Ustaz Rifky, seluruh surat-surat kendaraan lengkap dan masih aktif.

Tidak ada masalah administrasi yang ia ketahui selama ini, sehingga ia semakin bingung kenapa status kendaraannya di aplikasi bisa berubah sedemikian rupa tanpa sebab yang jelas.

Ia pun mengungkapkan rasa lelah dan kesal setelah berulang kali mencoba mengurusnya namun tidak kunjung mendapat titik terang.

Baca Juga: Ratusan Guru Honorer Tak Jadi Dipecat, Pemkab Siapkan Skema Penyesuaian Status

Karena mobil tersebut sangat dibutuhkan untuk kegiatan yayasan, ia akhirnya meminta bantuan kepada siapa pun yang bisa memberikan solusi.

Menurutnya, kendaraan itu sangat penting untuk menunjang berbagai aktivitas sosial, sehingga permasalahan ini harus segera diselesaikan agar tidak menghambat kegiatan mereka.

Menariknya, setelah video itu viral, banyak netizen yang mengaku mengalami kejadian serupa.

Baca Juga: Rangkuman Ngopi Bareng Bu Nunuk 6 Januari 2026, Peran Guru Jadi Faktor Penentu Lancarnya TPG

Di kolom komentar, sejumlah pengguna menceritakan bahwa mereka juga pernah mendapati nomor polisi kendaraannya terdaftar sebagai jenis kendaraan yang tidak sesuai.

Ada yang mengatakan mobilnya terbaca sebagai motor, ada pula yang menyebut motor miliknya terdeteksi sebagai kendaraan lain.

Fenomena ini membuat publik semakin ramai membahasnya, hingga menjadi topik perbincangan di berbagai platform.

Baca Juga: Ratusan Guru Honorer Tak Jadi Dipecat, Pemkab Siapkan Skema Penyesuaian Status

Tak sedikit warganet yang mendesak Pertamina, Samsat, atau instansi terkait untuk turun tangan lebih cepat dan memberikan penanganan yang jelas.

Mereka berharap kasus seperti yang dialami Ustaz Rifky tidak terus berulang dan masyarakat tidak lagi dipusingkan oleh kesalahan sistem yang seharusnya bisa diperbaiki.

Masalah yang sederhana ini menjadi viral karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

Terutama bagi mereka yang bergantung pada kendaraan untuk aktivitas harian maupun kegiatan sosial.

Warganet pun berharap agar kasus Ustaz Rifky segera mendapatkan solusi yang konkret.***