POJOKSATU.ID - Lonjakan wisatawan selama libur Tahun Baru kembali menyisakan cerita keprihatinan di kawasan Malioboro, Yogyakarta.

Seekor kuda penarik andong dilaporkan tiba-tiba tumbang di tengah aktivitas wisata, diduga akibat kelelahan setelah bekerja seharian melayani wisatawan.

Peristiwa tersebut terekam kamera warga dan dengan cepat menyebar di media sosial.

Baca Juga: Mudik dan Liburan Selama Nataru Lebih Tenang, Pertamina Regional JBB Hadirkan Layanan Antar BBM PDS 135

Dalam video yang beredar, kuda terlihat terjatuh dan terbaring di jalan, sementara sejumlah orang di sekitarnya berupaya memberikan pertolongan dan menenangkan hewan tersebut.

Kejadian ini langsung menuai perhatian publik.

Banyak warganet menyampaikan rasa prihatin sekaligus mempertanyakan pengawasan terhadap kesejahteraan kuda andong, terutama di saat kawasan Malioboro dipadati wisatawan seperti momen libur panjang.

Baca Juga: Viral Gibran Tantang Narasi 'IKN Kota Hantu', Ajak Mahasiswa Lihat Fakta Langsung di Lapangan!

Berdasarkan informasi yang beredar, kuda tersebut diduga mengalami kelelahan akibat intensitas kerja yang meningkat tajam selama libur Tahun Baru.

Malioboro sendiri menjadi salah satu titik wisata paling ramai di Yogyakarta, dengan ribuan wisatawan memadati kawasan ini sejak malam pergantian tahun.

Aktivitas andong sebagai transportasi wisata pun meningkat drastis.

Baca Juga: Tak Tampil Full Team Lawan Persikad, PSMS Siap Bertarung Habis-habisan di Pakansari

Kuda penarik andong harus bekerja lebih lama dari hari biasa untuk mengangkut wisatawan yang ingin berkeliling kawasan Malioboro dan sekitarnya.

Tampak beberapa orang berusaha menenangkan kuda yang terjatuh, sementara yang lain mencoba memberi ruang agar hewan tersebut bisa beristirahat.

Tidak sedikit warga yang meminta agar kuda segera ditangani oleh pihak berwenang atau tenaga medis hewan.

Baca Juga: TPG THR dan Gaji 13 Guru 2025 Tidak Cair Serentak, Ini Alasan Resmi dan Saran Menghadapi Keterlambatan

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap aspek kesejahteraan hewan, khususnya kuda andong yang menjadi bagian tak terpisahkan dari ikon wisata Yogyakarta.

Di tengah tingginya arus wisata, faktor kesehatan dan keselamatan hewan dinilai harus menjadi prioritas.

Sejumlah pengamat pariwisata dan pecinta hewan menilai perlu adanya pengaturan jam kerja yang lebih ketat bagi kuda andong, terutama saat musim liburan.

Baca Juga: Keracunan Makanan di Kontrakan Warakas, Terdiri Dari Ibu dan Dua Orang Anaknya

Selain itu, pemeriksaan kesehatan secara rutin dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai kondisi terbaru kuda tersebut.

Namun publik berharap kuda andong yang tumbang dapat segera pulih dan mendapatkan perawatan yang layak.

Baca Juga: Dari Kehilangan Menjadi Api, Membaca Duka dan Amarah dalam Film Avatar: Fire and Ash

Kawasan Malioboro memang menjadi magnet wisata utama, namun kejadian ini menunjukkan bahwa lonjakan kunjungan wisata juga membawa tantangan tersendiri.

Tidak hanya soal kemacetan dan kepadatan, tetapi juga menyangkut tanggung jawab terhadap makhluk hidup yang terlibat dalam aktivitas wisata.

Masyarakat pun berharap pemerintah daerah dan pengelola wisata dapat memperkuat pengawasan serta memastikan keseimbangan antara geliat pariwisata dan kesejahteraan hewan, agar Malioboro tetap menjadi destinasi ramah bagi semua.***