POJOKSATU.id - Jagat maya kembali heboh setelah sebuah video yang memperlihatkan kejadian tak mengenakkan menimpa sekelompok pesepeda mendadak viral.
Rekaman tersebut diduga diambil di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, salah satu area wisata dan olahraga yang kerap dipadati warga setiap akhir pekan.
Kejadian ini langsung memicu perdebatan dan kemarahan publik, terutama karena sikap pedagang yang dianggap arogan dan merendahkan pembeli.
Baca Juga: Viral! Kawanan Burung Berputar di Langit Aceh Bikin Netizen Deg-degan
Dalam video yang beredar cepat di berbagai platform, para pesepeda awalnya tengah beristirahat dan mendekati seorang pedagang minuman keliling.
Sang pedagang disebut menawarkan minuman dengan harga Rp2.000. Situasi pada awalnya tampak biasa saja transaksi sederhana yang lazim ditemui di area Monas.
Namun semuanya berubah seketika ketika para pembeli hendak membayar.
Baca Juga: Gandeng FC Barcelona, BRI Rilis Kartu Debit Edisi Khusus
Tanpa alasan yang jelas, harga minuman yang semula disebut Rp2.000 mendadak melonjak menjadi Rp5.000.
Para pesepeda yang mendengar perubahan harga drastis tersebut terlihat kaget dan kebingungan.
Mereka mencoba menanyakan kembali harga pasti yang dimaksud pedagang itu. Namun reaksi yang muncul justru jauh dari yang diharapkan.
Salah seorang pesepeda yang tetap memberikan uang Rp2.000 sesuai harga awal yang disebutkan—mendadak mendapat perlakuan tak pantas.
Pedagang wanita tersebut diduga melempar uang Rp2.000 itu kembali ke arah pembeli.
Tak berhenti sampai di situ, ia juga diduga melontarkan kata-kata merendahkan dengan menyebut pembeli sebagai “miskin”.
Ucapan tersebut terdengar jelas dalam rekaman dan langsung membuat suasana memanas.
Para pesepeda terlihat mencoba tetap tenang meski jelas tersinggung dan tak menyangka bakal diperlakukan demikian.
Baca Juga: Viral! Kawanan Burung Berputar di Langit Aceh Bikin Netizen Deg-degan
Apalagi di kawasan publik seperti Monas yang setiap hari dipenuhi masyarakat dari berbagai kalangan. Sikap pedagang itu pun seketika menjadi sorotan tajam.
Video tersebut dalam hitungan jam langsung menuai ribuan komentar. Netizen memenuhi kolom unggahan dengan ungkapan geram hingga marah.
Banyak yang menilai bahwa pedagang tersebut bukan hanya menaikkan harga secara sepihak.
Baca Juga: Gandeng FC Barcelona, BRI Rilis Kartu Debit Edisi Khusus
Tetapi juga bersikap kasar kepada pembeli yang sama sekali tidak memancing konflik.
Penonton video bahkan menyebut tindakan itu mencoreng citra pedagang kecil yang selama ini dikenal ramah dan jujur.
Beberapa warganet meminta agar pihak pengelola Monas maupun aparat setempat turun tangan.
Baca Juga: Jangan Asal Ikut Promo, Ini Panduan Berpikir Sebelum Tambah Daya PLN
Mereka menilai kejadian seperti ini tidak boleh dibiarkan karena dapat merugikan pengunjung lain dan merusak pengalaman wisata di ikon ibu kota tersebut.
Sebagian netizen lain mengingatkan pentingnya memastikan harga sejak awal dan berhati-hati ketika berbelanja di area wisata yang ramai.
Gelombang reaksi yang terus berdatangan menunjukkan bahwa publik benar-benar tersulut.
Perdebatan pun semakin panjang seiring semakin banyaknya akun yang ikut membagikan ulang video tersebut.
Hingga kini, insiden di kawasan Monas itu masih menjadi pembicaraan hangat dan memantik diskusi soal etika berdagang, perlindungan konsumen, dan kenyamanan pengunjung di ruang publik.***




