POJOKSATU.id, MEDAN— Alic**, anak SD yang tega membunuh ibu kandungnya di Jalan Dwikora, Medan Sunggal, Kota Medan ternyata sudah lama menyimpan dendam kepada ibunya.
Dia sudah sejak lama berencana melukai ibu kandungnya Faizah Soraya (42), bahkan aktivitas game-nya berhubungan dengan pembunuhan.
Alic** sering menonton game online murder mistery pada season kills others with knife.
Dia juga menonton game animasi, anime DC, pada saat adegan pembunuhan menggunakan pisau.
Baca Juga: Alham Humala Siagian Suami Korban Faizah Kedapatan Santai di Kafe Pas Lima Hari Kematian Istrinya
Setelah polisi melakukan penyelidikan dan penyidikan, belakangan terungkap bocah SD ini sudah lama menyimpan dendam kepada ibunya karena tiga alasan.
Pertama, Alic** kesal karena sang ibu pernah mengancam dia, kakaknya Shamika Alzena Siagian dan ayahnya Alham Humala Siagian menggunakan pisau.
"Perlakuan korban terhadap bapak, kakak, dan adik, mengancam dengan menggunakan pisau," tegas Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak dalam konferensi pers, Senin (29/12/2025).
Motif kedua, Alic** dendam kepada ibunya Faizah Soraya karena kakaknya, Shamika sering dimarahi ibunya.
Baca Juga: KPAI Ungkap Memang Benar Faizah Soraya Dibunuh Anaknya, Motifnya Ingin Bela Ayah dan Kakaknya
Hal yang membuat pelaku gusar karena pernah melihat kakaknya dipukul menggunakan sapu hingga ikat pinggang.
Bukan cuma sang kakak, pelaku juga mengaku pernah dimarahi dan dicubit korban. Dari sanalah Alic** punya niatan untuk melukai ibunya.
Alic** sudah lama ingin melukai ibu kandungnya, namun belum ada kesempatan.
"Kakak sering dimarahi, dimaki dan dipukul menggunakan sapu dan tali pinggang. Adik sering dimarahi dan dicubit. Adik terlintas berpikir untuk melukai korban tapi tidak ada kesempatan," kata Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak.
Alasan ketiga, pelaku nekat menghabisi nyawa ibunya karena marah game online-nya dihapus.
Setelah kejadian itu, bocah SD ini melihat game online lainnya dan juga kartun anime. Namun yang dia tonton malah terkait adegan pembunuhan sehingga dia terinspirasi untuk membunuh ibunya.
"Si (pelaku) sakit hati karena game online dihapus. Korban melihat game murder mistery pada season kills others menggunakan pisau," katanya.
"Dan menonton serial anime DC pada saat adegan pembunuhan menggunakan pisau," jelas Calvijn Simanjuntak.***




