POJOKSATU.id, MEDAN—Tersangka Alic**, anak kelas 6 SD yang membunuh ibunya di Medan Sunggal ternyata lebih dekat hubungan dengan sang kakak dibanding dengan ibu atau ayahnya.

Sehingga sang kakak menjadi role model buat adiknya dan kakaknya lah yang selalu mendampingi tersangka dalam berbagai situasi.

Kedua orang tuanya yaitu Faizah Soraya dan Alham Humala Siagian saat ini dalam status pisah ranjang.

Baca Juga: Program MBG Diperluas, 36 Ribu Penyandang Disabilitas Mulai Terima Makanan Bergizi Tahun 2026

Psikolog Forensik, Irna Minauli di Polrestabes Medan, Senin (29/12) mengatakan, hubungan antara kakak tersangka dengan tersangka Alic** lebih dekat dibanding dengan kedua orang tuanya.

“Sehingga kesedihan yang dialami kakaknya itu menjadi satu hal yang mengganggu si adik,” ujar Irna.

Alic** merasa sakit hati jika kakaknya diperlakukan kasar oleh ibunya yang sudah berlangsung bertahun-tahun.

"Sebenarnya si kakak tidak terlalu sakit hati terhadap perlakukan ibunya. Karena dia berusaha memaklumi apa yang dilakukan ibunya. Kejadian kekerasan ini sudah terlalu lama," tambahnya.

Baca Juga: Ketua DPRD Karawang: 5.000 Mangrove Jadi Benteng Abrasi Pesisir

Kekerasan korban Faizah Soraya terhadap si kakak terjadi dalam tiga tahun belakangan semenjak Faizah pisah ranjang dengan suaminya Alham Humala Siagian.

"Kejadian kekerasan ini sudah lama terutama setelah pisah ranjang. Jadi kira-kira 3 tahun yang lalu ibu semakin temperamental,” jelasnya.

“Ini pengalihan amarah, yang mungkin amarahnya sama ayah atau suami tapi akhirnya dialihkan kepada anak," bebernya lagi.

Irna menyampaikan, pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kelurahan Berencana (P3AKB) Sumut untuk memulihkan psikologis kakak Alic**.

Di lain pihak, Kepala Dinas P3AKB Dwi Endah Purwanti menegaskan, pihaknya akan terus berkomitmen melakukan pendampingan terhadap kakak Alic** dan Alic** sendiri.

Diketahui, Kapolrestabes Medan, Kombes Calvijn Simanjuntak, dalam konferensi pers di Polrestabes Medan, Senin (29/12/2025) mengatakan bahwa ada tiga motif yang menyebabkan Alic**tega membunuh ibunya.

Pertama masalah sakit hati sang kakak dipukul. Kedua, ayah diancam dengan pisau oleh ibunya. Dan ketiga, game online miliknya dihapus oleh ibunya.

Pelaku marah kepada ibunya karena melihat kakaknya dipukuli ibunya menggunakan sapu dan tali pinggang.***