POJOKSATU.id - Heboh di media sosial, sebuah patung yang berdiri tegak di Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, mendadak jadi bahan omongan.
Patung yang awalnya disebut-sebut sebagai “macan putih” ikon khas wilayah Kediri.
Justru membuat Netizen garuk kepala karena tampilannya dianggap jauh dari gambaran seekor macan putih pada umumnya.
Baca Juga: Anti Ngantuk! Ini Rekomendasi Jurusan Kuliah dengan Praktik Lebih Banyak daripada Teori
Dari kejauhan, patung tersebut memang memiliki warna dasar putih dengan corak hitam.
Namun ketika dilihat lebih dekat, ekspresi wajahnya justru membuat publik bingung mau menyebutnya hewan apa.
Ada yang bilang mirip zebra, sebagian menyamakannya dengan badak, lalu muncul lagi komentar menyebutnya seperti capybara.
Baca Juga: Resmi dari BKN! Simak Mekanisme Terbaru dan Syarat Perpanjangan Kontrak PPPK yang Wajib Diketahui
Salah satu hal yang paling ramai diperbincangkan adalah bentuk muka patung tersebut yang dianggap tidak proporsional.
Bagian mata, hidung, dan mulutnya terlihat tidak simetris sehingga memberikan kesan unik atau bagi sebagian orang, justru mengundang tawa.
Alhasil, media sosial pun diramaikan dengan berbagai meme dan komentar kreatif.
Baca Juga: Anti Ngantuk! Ini Rekomendasi Jurusan Kuliah dengan Praktik Lebih Banyak daripada Teori
Beberapa netizen bahkan membuat narasi kocak, seperti “Macan putih selesai lembur semalaman,”
Atau “Macan putih versi gagal render.” Ada pula yang menulis, “Kalau ini macan, mungkin dia sudah pensiun jadi macan.”
Konten-konten lucu tersebut langsung viral dan menyebar cepat di berbagai platform.
Di balik ramainya penilaian estetika tersebut, warganet juga menyoroti soal anggaran pembangunan patung yang berdiri menggantikan pohon beringin tua itu.
Sejumlah warga menduga proyek ini diselesaikan dengan tergesa-gesa karena mendekati akhir tahun anggaran.
Baca Juga: Resmi dari BKN! Simak Mekanisme Terbaru dan Syarat Perpanjangan Kontrak PPPK yang Wajib Diketahui
Meski begitu, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak desa atau pemerintah terkait mengenai besaran biaya maupun proses pengerjaannya.
Yang jelas, dilansir akun instagram @indotoday.id patung ini diresmikan pada awal Desember 2025 dan disebut-sebut sebagai ikon baru wilayah Kediri Utara.
Terlepas dari segala kritik dan candaan, keberadaannya justru membuat desa tersebut semakin dikenal.
Baca Juga: Anti Ngantuk! Ini Rekomendasi Jurusan Kuliah dengan Praktik Lebih Banyak daripada Teori
Banyak warga dari desa lain penasaran dan datang untuk melihat langsung bentuk patung yang sudah menjadi bahan viral tersebut.
Sebagian warga lokal bahkan menganggap fenomena ini sebagai hiburan.
Mereka tidak menyangka sebuah patung yang awalnya diniatkan sebagai simbol kebanggaan justru menjadi bahan perbincangan nasional.
Baca Juga: Pemkot Tegaskan Kebun Binatang Bandung Tetap Jadi Ruang Terbuka Hijau Publik
Ada juga warga yang pasrah sambil tertawa, menyebut bahwa setidaknya patung tersebut membuat desa mereka ramai dan dikunjungi banyak orang.
Walau saat ini bentuk dan makna patung masih menjadi misteri, satu hal yang pasti: keberadaannya telah sukses mencuri perhatian seluruh Indonesia.
Banyak yang menunggu apakah akan ada perbaikan, klarifikasi, atau bahkan pembaruan desain.
Namun sebelum semua itu terjadi, patung “macan putih rasa campuran” ini sudah terlanjur menjadi selebritas dadakan di dunia maya.****




