POJOKSATU.id- Kisah soal rompi yang dipakai Verrell Bramasta kembali memicu kehebohan di media sosial.

Setelah sebelumnya dihujat karena dianggap mengenakan rompi antipeluru saat meninjau wilayah bencana di Padang, Sumatera Barat.

Kini putra Venna Melinda itu justru membuat publik semakin riuh. Dalam unggahan terbarunya, Verrell menyebut rompi yang ia kenakan sebagai “rompi anti galau.”

Baca Juga: UMP Banten 2026 Naik 6,74 Persen, Gubernur Andra Soni Tetapkan Upah Rp3,1 Juta

Pernyataan itu sontak memancing gelombang komentar baru dari warganet.

Bukan hanya soal fashion yang dianggap berlebihan di tengah situasi bencana, tetapi juga soal gaya komunikasinya yang dinilai nyeleneh namun berhasil menarik perhatian.

 

Sindiran Balik: “Ini Rompi Anti Galau”

Baca Juga: Tiket Kereta Api Diskon 25 Persen Berlaku 29 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026

Namun alih-alih memberi klarifikasi secara kaku, Verrell memilih gaya yang lebih santai.

Dalam salah satu unggahannya ketika bertemu warga, ia menyebut rompi tersebut sebagai “rompi anti galau.” Kalimat itu sontak menjadi bahan pembicaraan baru di internet.

Ungkapan tersebut dinilai sebagian warganet sebagai bentuk candaan untuk menetralkan suasana panas setelah dihujat habis-habisan.

Baca Juga: Tiket Kereta Api Diskon 25 Persen Berlaku 29 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026

Meski demikian, sebagian lainnya justru kembali melayangkan kritik karena menganggap pernyataan itu kurang sensitif terhadap situasi bencana.

Terlepas dari reaksi pro dan kontra, pernyataan “anti galau” itu sukses menjadi bahan meme dan konten viral di TikTok serta Instagram.

Banyak pengguna membalas ungkapan itu dengan komentar-komentar lucu, mulai dari “rompi anti lelah”, “rompi anti netizen”, hingga “rompi anti sensi”.

 

Dihujat karena Diduga Pakai Rompi Antipeluru

Kehebohan pertama muncul ketika foto-foto Verrell menemani warga korban banjir dan longsor tersebar di media sosial.

Baca Juga: UMP Banten 2026 Naik 6,74 Persen, Gubernur Andra Soni Tetapkan Upah Rp3,1 Juta

Dalam momen itu, ia terlihat mengenakan rompi taktis berwarna biru muda.

Banyak pengguna internet yang salah kaprah dan menganggap rompi tersebut sebagai rompi antipeluru.

Sehingga menilai penampilan Verrell tidak sesuai dengan konteks lapangan yang sedang ia datangi.

Baca Juga: Tiket Kereta Api Diskon 25 Persen Berlaku 29 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026

Sebagian netizen menilai tindakan itu terlalu dramatis, bahkan dianggap mencari panggung. Kritik meluas hingga nama Verrell menjadi trending di berbagai platform.

Namun Verrell tidak tinggal diam.

Ia kemudian memberikan penjelasan untuk meluruskan anggapan tersebut.

Baca Juga: Tiket Kereta Api Diskon 25 Persen Berlaku 29 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026

 

Tetap Turun ke Lapangan Bertemu Warga

Di luar perdebatan soal gaya berpakaiannya, Verrell tetap menunjukkan kepeduliannya dengan turun langsung menemui warga terdampak.

Dalam beberapa dokumentasi, ia tampak berinteraksi dengan anak-anak, menyerahkan bantuan.

Hingga mengajak warga bercanda untuk menghibur mereka yang sedang mengalami masa sulit.

Ia menegaskan bahwa fokus utamanya tetap membantu masyarakat, bukan soal penampilan atau viral semata.

Namun fakta bahwa penampilannya kembali menjadi sorotan menunjukkan betapa kuatnya perhatian publik terhadap figur publik yang terjun ke ranah politik.

Baca Juga: Tiket Kereta Api Diskon 25 Persen Berlaku 29 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026

Pernyataan “rompi anti galau” dari Verrell Bramasta mungkin membuat sebagian publik tertawa, sebagian lainnya geleng-geleng kepala.

Yang jelas, isu rompi ini menjadi salah satu momen viral yang menambah panjang daftarnya sebagai publik figur yang mudah mencuri perhatian.

Untuk sementara, perdebatan soal rompi mungkin belum selesai.

Baca Juga: UMP Banten 2026 Naik 6,74 Persen, Gubernur Andra Soni Tetapkan Upah Rp3,1 Juta

Namun Verrell tampaknya memilih untuk tetap tenang sambil menyampaikan bahwa rompi itu hanyalah pelengkap fungsional.

Bukan perlindungan antipeluru seperti anggapan warganet.***