POJOKSATU.id - Kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB terus memunculkan babak baru yang semakin menyedot perhatian publik.
Setelah pemeriksaan sejumlah saksi, termasuk figur perempuan yang sebelumnya ramai diperbincangkan.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi mengungkap bahwa penyidik kini tengah mendalami dugaan keterlibatan lebih dari satu perempuan.
Baca Juga: Ancaman Bom ke Sekolah-sekolah di Depok Dipastikan Hoaks, Polisi Usut Pelaku Pengancaman
Dalam aliran dana proyek bernilai ratusan miliar rupiah tersebut.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, yang menegaskan bahwa proses pendalaman tidak berhenti pada satu figur saja.
Menurutnya, temuan terbaru penyidik membuka peluang kuat bahwa aliran dana proyek iklan BJB tidak hanya mengalir ke satu nama, melainkan bisa lebih dari itu.
Baca Juga: Trubus Anggap Penjelasan Seskab Teddy Wijaya Sudah Benar Soal Penanganan Banjir Sumatera
“Mungkin saja ada lebih dari satu perempuan yang sedang kami dalami keterkaitannya dengan aliran dana,” ujar Budi dalam keterangan resmi 23/12/2025.
Ia menambahkan bahwa identitas para perempuan tersebut belum bisa dibuka ke publik karena bagian ini masih menjadi ranah penyidikan aktif.
Pernyataan tersebut sontak memicu gelombang spekulasi.
Baca Juga: Trubus Anggap Penjelasan Seskab Teddy Wijaya Sudah Benar Soal Penanganan Banjir Sumatera
Pasalnya, sejauh ini publik baru melihat satu sosok perempuan yang sudah hadir menjalani pemeriksaan sebagai saksi.
Dengan adanya sinyal dari KPK, publik kembali berspekulasi mengenai siapa saja figur perempuan lain yang disebut-sebut ikut terseret.
Di balik hingar-bingar isu tersebut, KPK menegaskan bahwa fokus utama tetap pada aliran dana proyek iklan Bank BJB 2021–2023.
Yang diduga mengandung selisih anggaran dan penggunaan dana non-budgeter hingga mencapai sekitar Rp222 miliar.
Dana inilah yang ditelusuri penyidik hingga mengarah pada sejumlah pihak
Termasuk para pengendali agensi periklanan dan individu-individu yang dinilai memiliki hubungan dengan proyek tersebut.
Baca Juga: Trubus Anggap Penjelasan Seskab Teddy Wijaya Sudah Benar Soal Penanganan Banjir Sumatera
Sementara itu, mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) telah diperiksa sebagai saksi.
Ia memberikan sejumlah penjelasan mengenai penggunaan dana serta hubungan dengan pihak-pihak yang disebutkan penyidik.
Namun demikian, KPK menegaskan bahwa proses penyidikan berjalan berdasarkan bukti dan bukan asumsi.
Baca Juga: Ancaman Bom ke Sekolah-sekolah di Depok Dipastikan Hoaks, Polisi Usut Pelaku Pengancaman
KPK juga memastikan bahwa pendalaman terhadap para figur perempuan tidak dilakukan secara sporadis.
Penyidik telah mengantongi jejak transaksi, laporan keuangan, dan keterangan saksi lain yang relevan.
Dari situlah muncul simpulan bahwa dugaan keterlibatan lebih dari satu perempuan bukan sekadar isu, melainkan bagian dari proses investigasi yang berbasis data.
Baca Juga: Ancaman Bom ke Sekolah-sekolah di Depok Dipastikan Hoaks, Polisi Usut Pelaku Pengancaman
Di tengah popularitas kasus ini, KPK meminta publik untuk bersabar. Menurut Budi Prasetyo, informasi baru akan diumumkan secara bertahap sesuai kebutuhan penyidikan.
Ia menegaskan bahwa penyidik tidak ingin tergesa-gesa membuka identitas pihak yang belum pasti status hukumnya.
Meski begitu, publik menilai kasus ini menjadi salah satu penyidikan paling menarik perhatian pada 2025.
Kombinasi antara dugaan korupsi berskala besar, aliran dana yang kompleks.
Serta munculnya figur perempuan yang masih misterius menjadi faktor yang membuat kasus ini terus menjadi sorotan.
Baca Juga: Ancaman Bom ke Sekolah-sekolah di Depok Dipastikan Hoaks, Polisi Usut Pelaku Pengancaman
Sampai artikel ini diturunkan, KPK masih memeriksa sejumlah saksi tambahan dan mengembangkan analisis.
Transaksi keuangan untuk memastikan siapa saja pihak yang menikmati dana tersebut.
Publik saat ini hanya bisa menunggu apakah identitas perempuan-perempuan yang dimaksud penyidik akan segera terungkap, atau apakah pintu babak baru akan kembali terbuka.
Yang pasti, penyidikan kasus pengadaan iklan Bank BJB masih jauh dari kata selesai.
Baca Juga: Trubus Anggap Penjelasan Seskab Teddy Wijaya Sudah Benar Soal Penanganan Banjir Sumatera
Setiap perkembangan terbaru terutama terkait jejak perempuan misterius diprediksi bakal langsung memantik perhatian besar dan kembali menjadi pusat perbincangan nasional.***




