POJOKSATU.id, JAKARTA—Hampir satu bulan bencana banjir dan longsor melanda tiga provinsi di Sumatera, sebanyak 175 orang belum ditemukan petugas gabungan.
Bencana banjir dan longsor mulai melanda Provinsi Sumut, Sumbar dan Aceh sejak Selasa (25/11) lalu atau sekitar tiga hari lagi akan genap satu bulan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan jumlah korban meninggal bertambah 16 jiwa per hari ini, Senin (22/12/2025), sehingga total korban menjadi 1.106 orang.
"Berdasarkan temuan dan hasil identifikasi terbaru, terdapat penambahan 16 jiwa sehingga total korban meninggal dunia di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kini mencapai 1.106 jiwa," ujar Kapusdatin Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Senin (22/12).
Dia menuturkan, pemerintah pusat dan pemerintah daerah menyampaikan simpati dan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas kehilangan ribuan nyawa dalam bencana ini.
Sementara itu, jumlah warga yang masih dalam pencarian berkurang 10 jiwa, sehingga saat ini masih ada 175 jiwa yang masuk dalam daftar pencarian.
"Untuk jumlah pengungsi, total per hari ini adalah 502.570 jiwa," tuturnya.
Baca Juga: TPG THR 100 Persen Belum Merata, Baru Kalimantan Tengah Laporkan Pencairan
Dalam satu minggu terakhir, jumlah pengungsi ini sudah cukup banyak berkurang karena sebagian warga mulai kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan pembersihan atau tinggal di rumah kerabat di luar daerah bencana.
Namun, sebagian besar kebutuhan pangan mereka masih didukung oleh dapur umum, baik yang dikelola pemerintah maupun masyarakat dengan dukungan bahan makanan dari Dinas Sosial Provinsi Aceh.
"Saat ini kita berada di hari kedua menjelang penutupan perpanjangan fase tanggap darurat, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat," kata Abdul Muhari.***




