POJOKSATU.ID - Insiden menegangkan dialami Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau yang akrab disapa Dek Fadh saat meninjau wilayah terdampak banjir di kawasan Pameu, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah.

Rakit darurat yang ditumpangi rombongan Wakil Gubernur Aceh dilaporkan terbalik ketika menyeberangi sungai.

Peristiwa tersebut terjadi saat rombongan tengah menjalankan agenda penyaluran bantuan sekaligus meninjau kondisi pembangkit listrik di salah satu desa yang terdampak banjir.

Baca Juga: Mengapa Penggemar Indonesia Mengikuti Statistik Sepak Bola Eropa dengan Cermat?

Akses darat yang terputus akibat luapan air memaksa rombongan menggunakan rakit darurat untuk menyeberangi sungai.

Menurut informasi di lapangan, rakit yang digunakan merupakan sarana sementara yang disiapkan warga setempat untuk membantu mobilitas di tengah kondisi banjir.

Namun, derasnya arus sungai membuat rakit kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terbalik di tengah penyeberangan.

Baca Juga: Fakta Baru Tragedi Tol Krapyak! Bus Diisi Sopir Cadangan, Polisi Dalami Dugaan Kelalaian PO

Insiden tersebut sempat memicu kepanikan. Beberapa anggota rombongan terjatuh ke sungai bersama rakit yang terbalik.

Beruntung, personel TNI yang berada di lokasi langsung bergerak cepat melakukan evakuasi.

“Alhamdulillah seluruh rombongan berhasil diselamatkan dan tidak ada korban jiwa,” ujar petugas, dikutip dari instagram pojoksatu.id (22/12/2025).

Baca Juga: Panduan Lengkap Upload Tugas Akhir Modul PPP PPG Daljab 2025, Perhatikan Tahapannya

Aksi sigap personel TNI dinilai sangat krusial dalam mencegah insiden tersebut berkembang menjadi lebih fatal.

Dengan peralatan seadanya, para prajurit segera membantu menarik rombongan ke tepian sungai dan memastikan kondisi Wakil Gubernur Aceh beserta rombongan aman.

Meski sempat mengalami insiden, Fadhlullah dipastikan dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka serius.

Baca Juga: Heboh Kasus Remaja Blora, Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Polisi Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Setelah kejadian tersebut, agenda peninjauan tetap dilanjutkan dengan pengamanan ekstra dan penyesuaian jalur agar tidak membahayakan rombongan.

Insiden ini menjadi gambaran nyata tantangan yang dihadapi masyarakat dan aparat di wilayah terdampak banjir.

Infrastruktur yang rusak dan akses terbatas memaksa penggunaan sarana darurat dengan risiko tinggi.

Baca Juga: Dari Tikungan hingga Jalur Keluar Tol, Inilah Deretan Kecelakaan Bus Maut di Indonesia, Tebaru Bus Cahaya Trans Exit Tol Krapyak Semarang

Wakil Gubernur Aceh sebelumnya menegaskan bahwa kunjungannya ke lokasi terdampak banjir merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan bantuan sampai ke masyarakat.

Selain menyalurkan bantuan logistik, peninjauan pembangkit listrik dilakukan untuk memastikan pasokan energi bagi warga tidak terganggu terlalu lama.

Kejadian rakit terbalik tersebut juga menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan dalam setiap kegiatan penanganan bencana.

Baca Juga: Inilah Dua Pilihan Nasib PPPK Paruh Waktu, Naik Jadi Penuh Waktu atau Kontrak Diperpanjang

Pemerintah daerah diharapkan dapat segera menyiapkan sarana penyeberangan yang lebih aman, terutama di wilayah yang kerap terdampak banjir.

Hingga kini, kondisi di kawasan Pameu dilaporkan berangsur membaik, meski beberapa wilayah masih memerlukan perhatian serius.

Pemerintah Aceh memastikan penanganan banjir dan pemulihan infrastruktur akan terus dikebut demi keselamatan dan kenyamanan warga.***