POJOKSATU.id – Arus kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek mulai menunjukkan peningkatan signifikan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
PT Jasa Marga mencatat, total sebanyak 330.507 kendaraan telah keluar dari Jabotabek sejak Kamis, 18 Desember hingga Sabtu, 20 Desember 2025 pukul 06.00 WIB.
Angka tersebut terbilang lebih tinggi dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang biasanya berada di kisaran 312.173 kendaraan.
Baca Juga: Mengapa ASN Masih Jadi Pekerjaan Paling Diminati? Ini Analisis Sosial dan Ekonominya
Artinya, terjadi lonjakan mobilitas masyarakat yang mulai memanfaatkan awal libur panjang akhir tahun.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, menyampaikan bahwa secara keseluruhan volume kendaraan yang meninggalkan Jabotabek mengalami kenaikan cukup terasa.
“Total volume kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek dari empat gerbang tol utama meningkat 5,9 persen jika dibandingkan kondisi normal yang biasanya hanya 312.173 kendaraan,” ujar Rivan.
Arah Timur Masih Mendominasi
Berdasarkan data Jasa Marga, mayoritas kendaraan yang keluar dari Jabotabek bergerak menuju arah timur, baik ke jalur Trans Jawa maupun Bandung.
Total kendaraan yang mengarah ke timur mencapai 144.806 unit atau sekitar 43,8 persen dari total arus keluar.
Rinciannya sebagai berikut:
- Arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta–Cikampek tercatat sebanyak 71.088 kendaraan. Jumlah ini meningkat cukup tajam, yakni sebesar 10,5 persen dibandingkan kondisi normal.
- Arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang tercatat sebanyak 73.718 kendaraan, atau naik 9,2 persen dari lalu lintas harian biasa.
Baca Juga: Zulkifli Hasan Buka Musda PAN Serentak, Empat Formatur Ditunjuk untuk PAN Kota Cirebon
Kenaikan signifikan di dua jalur ini mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk mudik, pulang kampung, maupun berwisata ke wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah sejak awal masa libur.
Arus ke Barat dan Selatan Juga Mengalami Kenaikan
Selain arah timur, pergerakan kendaraan ke wilayah barat dan selatan juga menunjukkan tren peningkatan, meski tidak setinggi jalur Trans Jawa.
Untuk arah barat menuju Merak, tercatat sebanyak 106.406 kendaraan atau sekitar 32,2 persen dari total arus keluar.
Baca Juga: Seluruh Dana Kotak Amal Salat Jumat di Perlis Malaysia Disalurkan untuk Korban Banjir Aceh
Angka ini tumbuh 3,3 persen dibandingkan kondisi normal.
Sementara itu, kendaraan yang bergerak ke arah selatan menuju kawasan Puncak tercatat sebanyak 79.295 unit atau 24,0 persen dari total volume.
Pertumbuhan arus ke jalur wisata ini mencapai 2,5 persen dari situasi normal.
Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan
Jasa Marga memprediksi kepadatan kendaraan masih berpotensi terus meningkat seiring panjangnya masa libur Natal dan Tahun Baru hingga awal Januari 2026.
Untuk itu, berbagai langkah antisipasi telah disiapkan, terutama di titik-titik rawan kemacetan.
“Potensi terjadinya kepadatan di lajur akan kami antisipasi dengan penempatan petugas di titik-titik rawan kepadatan.
Jasa Marga juga siap mendukung rencana rekayasa lalu lintas seperti contraflow, menempatkan petugas serta rambu-rambu pendukung,” tegas Rivan.
Baca Juga: Dari Derasnya Curug Malela hingga Harapan Baru Warga Desa Cicadas
Dukungan tersebut dilakukan seiring dengan kebijakan kepolisian yang menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional, termasuk contraflow di ruas Tol Jakarta–Cikampek dan pengaturan arus di Tol Jagorawi.
Imbauan untuk Pengendara
Jasa Marga juga mengimbau para pengguna jalan tol agar mempersiapkan perjalanan Nataru dengan baik.
Pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan prima, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Selain itu, masyarakat diingatkan untuk selalu mengecek informasi terkini terkait kondisi lalu lintas dan jadwal rekayasa jalan.
Baca Juga: SKTP Guru Tak Kunjung Keluar Meski Sudah Valid, Ini Fakta Sistem dan Harapan Cair di Tahun Berjalan
Termasuk di antaranya jadwal contraflow di Tol Jakarta–Cikampek hingga pengaturan lalu lintas di Tol Jagorawi yang kerap padat saat musim liburan. ***



.webp)
