POJOKSATU.ID - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan peringatan keras kepada seluruh kader partainya agar tidak menyalahgunakan dana sumbangan untuk korban bencana alam.
Peringatan tersebut disampaikan Megawati saat menghadiri peringatan Hari Ibu 2025 bertajuk Merawat Pertiwi yang digelar di Ballroom Jayakarta, Gedung Nyi Ageng Serang, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (18/12/2025).
Dalam pidatonya, Megawati secara tegas mewanti-wanti kader PDIP agar menjaga integritas dan empati, khususnya dalam pengelolaan bantuan bagi korban banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.
Baca Juga: Bupati Bekasi Ditangkap KPK Bersama Ayahnya, Kasusnya Kompleks Terkait Proyek dan Pemerasaan
Ia menegaskan tidak akan mentolerir kader yang mencoba mengambil keuntungan dari penderitaan rakyat.
“Awas lho ibu-ibu, kalau nyumbang-nyumbang Rp 10 miliar, Rp 5 miliar masuk sini (kantong), saya pecat kalian tahu,” ujar Megawati, dikutip pojoksatu.id dari kompas.com.
Pernyataan tersebut mencerminkan sikap tegas Megawati terhadap praktik korupsi, terutama yang berkaitan dengan dana kemanusiaan.
Baca Juga: Seleksi CPNS 2026 Dibuka untuk Lulusan SMA, Cek Formasi Apa Saja yang Disiapkan Disini!
Menurutnya, dana bantuan bencana seharusnya sepenuhnya digunakan untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah, bukan justru dijadikan ladang kepentingan pribadi.
Megawati juga mengingatkan pentingnya empati dan rasa kemanusiaan dalam menjalankan tugas sebagai kader partai.
Ia meminta para kader benar-benar memahami penderitaan korban bencana yang kehilangan tempat tinggal, keluarga, dan harta benda akibat bencana alam.
Baca Juga: Bupati Bekasi Ditangkap KPK Bersama Ayahnya, Kasusnya Kompleks Terkait Proyek dan Pemerasaan
“Ke mana perikemanusiaan kalian? Kalian tidak melihat anak-anak seperti apa? Coba bayangkan kalau kita yang mengalami di situ bagaimana?” ucap Megawati dengan nada emosional.
Presiden ke-5 RI itu bahkan membandingkan kondisi para kader yang hadir di acara tersebut dengan nasib para korban bencana.
Menurutnya, para kader berada dalam situasi nyaman, sementara di luar sana banyak rakyat yang sedang berjuang bertahan hidup.
Baca Juga: Mahasiswa Sains Komunikasi FISIP Unida Dapat Pengalaman Langsung dari Pekerja Media
“Kita ini enak-enakan loh duduk di sini,” tambahnya.
Pernyataan Megawati ini pun menuai beragam respons dari publik.
Banyak pihak menilai sikap tegas tersebut sebagai pengingat pentingnya moralitas dan tanggung jawab sosial bagi elite politik, terutama dalam situasi darurat bencana.
Baca Juga: Jadwal Resmi Penggunaan Seragam ASN 2026, Berlaku untuk PNS dan PPPK, Simak Selengkapnnya Disini!
Di sisi lain, peringatan ini juga dipandang sebagai sinyal bahwa PDIP ingin menjaga citra dan komitmen partai dalam mendukung upaya kemanusiaan tanpa praktik penyimpangan.
Megawati berharap seluruh kadernya dapat menjadi teladan bagi masyarakat, khususnya dalam menyalurkan bantuan secara jujur dan transparan.
Pesan Megawati ini menegaskan bahwa empati, integritas, dan keberpihakan kepada rakyat harus menjadi nilai utama dalam setiap langkah kader partai, terlebih saat bangsa tengah menghadapi berbagai bencana alam.***



