POJOKSATU.id, MEDAN-- Keluarga korban Faizah Soraya (42) ternyata telah 20 tahun tinggal di Jalan Dwikora, Kelurahan Tanjung Rejo, Medan Sunggal, Kota Medan, Sumut.
Selama bermukim di sana, tetangga sering mendengar Faizah Soraya sering memarahi anak pertamanya Shamikha Alzena Siagian hingga terdengar ke luar rumah.
Tetangga juga mengaku bahwa selama ini Alham Humala Siagian, sang suami, yang tinggal bersama dua anak dan istrinya di rumah itu ternyata jarang bergaul dengan anak dan istrinya tersebut.
Korban Faizah Soraya terlihat rutin mengantar dan menjemput anaknya sekolah serta sering mengajak kedua anaknya berjalan-jalan.
Baca Juga: Misteri Ibu Dibunuh Anak di Medan, Sosok Korban Faizah Ternyata Anak Pemilik Hotel Anata Sidimpuan
Namun Alham Humala Siagian, hampir tidak pernah terlibat dalam kegiatan bersama anak dan istrinya di luar rumah.
“Emang kami melihat korban dan kedua anaknya sering bepergian selalu bertiga. Baik itu menjemput dan mengantar anak, juga jalan-jalan selalu bertiga,” ungkap warga yang minta namanya dirahasiakan, Rabu (17/12).
Namun warga juga mengaku sering mendengar keributan antara Faizah dan suaminya, juga disertai dengan suara barang yang dibanting.
Tetangga ini sering mendengar pertengkaran antara Faizah Soraya dengan putri sulungnya, Shamikha Alzena Siagian.
“Korban itu sering memarahi anak pertama sampai terdengar ke luar rumah,” kata warga tetangga korban ini.
Selain itu, suami korban diketahui sering berpergian ke luar kota untuk bekerja, sehingga jarang berada di rumah.
Sebelum akhirnya berujung pada tragedi kekerasan yang merenggut nyawa Faizah di tangan anak keduanya.
Diketahui kejadian tragis terjadi di rumah keluarga ini pada pekan lalu atau tepatnya pada Rabu (10/12) lalu.
Tetangga Tak Yakin Pelaku si Anak
Rossa, tetangga korban Faizah Soraya, yang rumahnya bersebelahan langsung dengan rumah korban ini tak mau menduga-duga siapa pelaku sebenarnya.
Namun, Rossa tak percaya kalau Alic** yang masih berusia 12 tahun ini sebagai pelakunya.
"Saya tidak bisa mengutarakan. Tetapi gak mungkin tersangkanya anak sekecil itu,"kata Rossa, Rabu (17/12/2025).
Rossa meminta polisi mengusut tuntas kasus ini. Polisi juga didesak transparan siapa pelaku sebenarnya dan siapa saja yang terlibat.***




