POJOKSATU.id, MEDAN—Hingga tiga pekan bencana atau Minggu (14/12) sebanyak 212 orang masih dinyatakan hilang atau belum ditemukan Tim SAR Gabungan.

Di Sumatera Utara sebanyak 87 orang belum ditemukan, di Sumatera Barat masih ada 86 jiwa belum ditemukan. Dan di Provinsi Aceh, sebanyak 28 orang masih hilang.

Sementara jumlah korban meninggal sejak hari pertama bencana, Selasa (25/11) hingga Minggu (14/12), mencapai 1.016 orang. Kemudian jumlah pengungsi masih 624.670 orang.

BNPB menyampaikan data terbaru korban bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumbar, dan Sumut melalui konferensi pers secara online, Minggu (14/12).

Baca Juga: Besok Tepat 3 Pekan Bencana, 82 Desa di Aceh Tengah dan 59 Desa di Bener Meriah Masih Terisolasi

Kapus Datin Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan, Minggu atau hari ini ada 10 jasad yang ditemukan.

"Per hari ini hasil pencarian dan pertolongan bertambah 10 jasad yang ditemukan," jelas Abdul Muhari. Sebanyak 10 jasad ini ditemukan di Aceh dan Kabupaten Agam Sumbar.

"Di Aceh 9 dan satu di Kabupaten Agam, sehingga total yang kemarin 1.006 jiwa, hari ini bertambah menjadi 1.016 jiwa," kata Abdul Muhari.

Baca Juga: Bersiap Pemberkasan Pencairan Tunjangan Profesi Dosen 2025 LLDIKTI Wilayah IV, Ini Tahapan dan Dokumennya

 

Berikut Data Korban Hilang

Sumut: 87 Orang

- Tapanuli Tengah: Kecamatan Sukabangun dan Aloban Bair (56 hilang)

- Tapanuli Selatan: Desa Garoga Batang Toru (30 hilang)

- Kota Sibolga: Pancuran Gerobak Sibolga Kota (1 hilang)

 

Sumbar: 86 Orang

- Kabupaten Agam: Kecamatan Malalak dan Palembayan (53 hilang)

- Kota Padang Panjang: Aliran Sungai Batang Anai (32 hilang)

- Kabupaten Padang Pariaman: Aliran Sungai Batang Anai (1 hilang)

- Kecamatan Tanah Datar: Aliran Sungai Batang Anai

 

Aceh: 28 Orang

- Kabupaten Bener Meriah (14 hilang)

- Kabupaten Aceh Utara (6 hilang)

- Kabupaten Aceh Tengah (4 hilang)

- Kabupaten Bireun (4 hilang)

- Kabupaten Aceh Tamiang

- Kabupaten Nagan Raya.***