POJOKSATU.id - Ramainya pembahasan mengenai gedung Terra Drone di Kemayoran belakangan ini.

Membuat perhatian publik kembali tertuju pada isu keamanan bangunan tinggi di Indonesia.

Meski gedung tersebut bukan termasuk kategori pencakar langit, kasus itu memicu rasa penasaran baru.

Baca Juga: Inilah Jejak Akademik Kelas Dunia Bawa Sri Mulyani Mengajar di Oxford Setelah Lengser Jabatan Menteri

Dalam satu dekade terakhir, pertumbuhan gedung super tinggi di Jakarta meningkat tajam.

Menurut data Council on Tall Buildings and Urban Habitat (CTBUH), Indonesia kini memiliki beberapa gedung yang masuk kategori “supertall”.

 

Untuk menjawab rasa penasaran itu, berikut deretan pencakar langit paling tinggi di Indonesia berdasarkan data terbaru dari CTBUH, IndonesiaBaik.id.

Baca Juga: Inilah Jejak Akademik Kelas Dunia Bawa Sri Mulyani Mengajar di Oxford Setelah Lengser Jabatan Menteri

Autograph Tower – Jakarta (382,9 meter)

Autograph Tower saat ini menjadi gedung tertinggi di Indonesia. Berlokasi di kawasan Thamrin Nine, Jakarta Pusat.

Bangunan ini menjulang hampir 383 meter dan memiliki lebih dari 70 lantai.

CTBUH mencatat Autograph Tower sebagai salah satu gedung tertinggi di belahan bumi selatan, menempatkan Indonesia dalam peta arsitektur global.

Baca Juga: Terkait Kasus Korupsi Pemkot, Wali Kota Bandung Siap Penuhi Pemanggilan Kejari

Gedung ini berfungsi sebagai pusat bisnis, hotel premium, hingga ruang observasi yang memungkinkan pengunjung melihat panorama ibu kota dari ketinggian ekstrem.

Ketinggiannya hampir dua kali lebih tinggi dibanding Wisma 46 yang sempat menjadi ikon skyline Jakarta sejak era 1990-an.

 

Luminary Tower – Jakarta (301 meter)

Baca Juga: Terkait Kasus Korupsi Pemkot, Wali Kota Bandung Siap Penuhi Pemanggilan Kejari

Masih di kompleks yang sama, Luminary Tower menjadi gedung tertinggi kedua di Indonesia.

Ketinggiannya menembus 301 meter dan masuk kategori supertall menurut CTBUH.

Posisinya semakin mengukuhkan kawasan Thamrin sebagai pusat bisnis dengan pertumbuhan vertikal yang agresif.

Baca Juga: Izin Tambang Ormas Dinilai Jebakan Politik! Said Aqil Singgung Cara Jokowi Lumpuhkan Kampus dan Ormas

Gedung ini didesain untuk kebutuhan perkantoran premium dan menjadi simbol bagaimana Jakarta bertransformasi mengikuti standar metropolitan global.

 

Gama Tower – Jakarta (285,5 meter)

Sebelum Autograph Tower hadir, Gama Tower sempat memegang rekor gedung tertinggi di Indonesia.

Menara setinggi 285,5 meter ini menjadi salah satu bangunan modern paling menonjol di Kuningan.

Baca Juga: Inilah Jejak Akademik Kelas Dunia Bawa Sri Mulyani Mengajar di Oxford Setelah Lengser Jabatan Menteri

Gama Tower menggabungkan perkantoran dan hotel bintang lima, mencerminkan tren gedung multifungsi yang banyak berkembang di kota-kota besar Asia.

Data CTBUH menunjukkan bahwa gedung ini pernah masuk daftar pencakar langit paling menonjol di Asia Tenggara.

Treasury Tower – Jakarta (279 meter)

Terletak di kawasan SCBD, Treasury Tower merupakan salah satu gedung elit yang mewarnai pusat keuangan Jakarta.

Dengan tinggi sekitar 279 meter, bangunan ini menjadi landmark baru bagi kawasan Sudirman.

Baca Juga: Wagub Jabar Desak Polisi Tangkap Pelaku SARA yang Hina Suku Sunda

Pertumbuhan gedung setinggi ini mempertegas bahwa pusat kota Jakarta kini bukan hanya padat aktivitas bisnis, tetapi juga kompetitif dalam hal perkembangan gedung premium.

 

Jakarta Mori Tower – Jakarta (265 meter)

Gedung lain yang tak kalah menarik adalah Jakarta Mori Tower.

Baca Juga: Wagub Jabar Desak Polisi Tangkap Pelaku SARA yang Hina Suku Sunda

Menara setinggi 265 meter ini mewakili investasi asing pada sektor properti Indonesia dan memperlihatkan bagaimana Jakarta berkembang menjadi pusat bisnis regional.

Mori Tower sering menjadi rujukan dalam laporan properti internasional karena merupakan proyek kolaborasi Jepang–Indonesia yang mengedepankan standar teknis ketat.

Kasus gedung Terra Drone memang memunculkan banyak diskusi soal keamanan struktur bangunan.

Baca Juga: Terkait Kasus Korupsi Pemkot, Wali Kota Bandung Siap Penuhi Pemanggilan Kejari

Namun di sisi lain, hal itu juga membuat publik kembali mengecek deretan gedung tertinggi yang berdiri di Indonesia.

Dengan adanya gedung seperti Autograph Tower setinggi hampir 400 meter dan Luminary Tower yang masuk kategori supertall.

Indonesia kini tercatat dalam daftar kota dengan pertumbuhan bangunan vertikal yang signifikan.

Baca Juga: Inilah Jejak Akademik Kelas Dunia Bawa Sri Mulyani Mengajar di Oxford Setelah Lengser Jabatan Menteri

Gedung-gedung tersebut bukan hanya megah dari sisi ketinggian.

Tetapi juga berfungsi sebagai pusat ekonomi yang menandai perkembangan Jakarta sebagai kota bisnis modern.***