POJOKSATU.id - Kamis pagi, 11 Desember 2025, kawasan SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara mendadak berubah menjadi lokasi kepanikan besar.
Sekitar pukul 07.00 WIB, sebuah mobil pengangkut MBG (Makanan Bergizi Gratis) yang seharusnya tiba untuk distribusi.
Makanan sekolah justru melaju tak terkendali dan menyeruduk langsung ke area lapangan tempat para siswa sedang berbaris.
Baca Juga: KPD Muncul di Cek Bansos, Pertanda Dapat Bantuan atau Malah Sebaliknya? Simak Penjelasannya!
Padahal, suasana semula sangat tenang. Sejak 06.48 WIB, guru-guru tengah menertibkan barisan untuk kegiatan pembiasaan literasi membaca.
Anak-anak baru membuka buku ketika dari arah gerbang terdengar suara benturan keras.
Pagar yang masih tertutup tiba-tiba diterjang kendaraan MBG hingga ambruk menghantam tanah.
Baca Juga: KPD Muncul di Cek Bansos, Pertanda Dapat Bantuan atau Malah Sebaliknya? Simak Penjelasannya!
Tanpa memberi waktu siapa pun untuk bereaksi, mobil tersebut langsung melesat masuk ke lapangan.
Siswa yang berdiri di barisan depan menjadi korban pertama.
Beberapa terpental, sebagian jatuh berguling, dan ada yang terseret sebelum mobil akhirnya berhenti.
Saksi di lokasi menggambarkan detik-detik ngeri itu sebagai momen yang terjadi sangat cepat, seolah tanpa jeda.
Guru yang berada di barisan tengah sontak berlari ke berbagai arah menarik murid untuk menyelamatkan diri.
Suara teriakan ketakutan bercampur dengan tangisan siswa yang kesakitan memenuhi udara pagi.
Situasi berubah dari kegiatan rutin menjadi tragedi hanya dalam beberapa detik.
Belum ada jumlah resmi korban dari pihak kepolisian, namun sejumlah siswa dilaporkan menderita luka cukup serius.
Baca Juga: KPD Muncul di Cek Bansos, Pertanda Dapat Bantuan atau Malah Sebaliknya? Simak Penjelasannya!
Guru pun tak luput dari dampak benturan karena mencoba melindungi anak-anak.
Beberapa korban disebutkan mengalami cedera di bagian kaki dan kepala akibat terjatuh hingga terlindas sebagian oleh roda kendaraan.
Pihak sekolah segera menghentikan seluruh kegiatan dan fokus pada evakuasi.
Baca Juga: Mau Jadi ASN BMKG? Kuliah di STMKG Bisa Jadi Solusi, Cek Kuota 2026 Di Sini
Sekitar pukul 07.10 WIB, para korban dibawa menuju fasilitas kesehatan terdekat.
Dua siswa langsung dirujuk ke Puskesmas Cilincing II karena mengalami luka berat.
Orang tua yang mendengar kabar ini berdatangan ke sekolah dengan wajah panik, berusaha mencari tahu kondisi anak mereka.
Baca Juga: KPD Muncul di Cek Bansos, Pertanda Dapat Bantuan atau Malah Sebaliknya? Simak Penjelasannya!
Sementara itu, sopir mobil MBG disebut-sebut dalam kondisi syok dan belum bisa memberikan keterangan jelas.
Dugaan sementara, ia kehilangan kendali saat hendak memasuki area sekolah.
Baca Juga: Menilik Penyebab Hilangnya Kampung Garuga dan Munculnya Sungai Baru di Tapanuli
Namun penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian.
Petugas Polsek Cilincing sudah melakukan olah TKP dan memasang garis polisi di area pagar yang hancur serta lintasan mobil di lapangan.
Kejadian ini sontak viral di media sosial.
Baca Juga: Suka di tengah Duka, Lahirnya Bayi di Pengungsian Bencana Tapanuli Tengah
Video dan foto yang menunjukkan pagar roboh serta suasana evakuasi tersebar luas.
Mengundang reaksi warganet yang mempertanyakan keamanan sistem distribusi makanan bergizi di sekolah-sekolah.
Banyak yang meminta pemerintah mengevaluasi SOP kendaraan MBG agar tidak lagi menimbulkan ancaman bagi keselamatan siswa.
Baca Juga: Menilik Penyebab Hilangnya Kampung Garuga dan Munculnya Sungai Baru di Tapanuli
Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar di SDN 01 Kalibaru dihentikan.
Pihak sekolah dan kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi sekaligus memastikan seluruh korban mendapat penanganan medis optimal.
Tragedi ini jadi pengingat bahwa pengawasan kendaraan yang keluar-masuk area sekolah harus diperketat.
Baca Juga: KPD Muncul di Cek Bansos, Pertanda Dapat Bantuan atau Malah Sebaliknya? Simak Penjelasannya!
Warga, orang tua, dan guru berharap ada langkah cepat dari pemerintah agar kejadian serupa tak terulang.***



